Polres Bengkulu Segera Gelar Kasus Kisruh Lahan Parkir

0
107

BengkuluKito.Com, – Perkembangan kasus kisruh 4 titik lahan parkir zona dua di kawasan Jalan MT Haryono hingga Jalan Mayjen Sutoyo, penyidik Satreskrim Polres Bengkulu segera melaksanakan gelar kasus.

Selama proses ini berlangsung, Kapolres meminta penarikan retribusi di empat titik yang berpolemik itu untuk dihentikan sementara.

“Sudah saya perintahkan Kasat Reskrim untuk sampaikan ke pihak ketiga yang melakukan pemungutan itu, untuk sementara dihentikan dulu. Bila masih, kita tangkap aja nanti, kita anggap itu pungli,” tegas Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak.

Dalam gelar kasus ini, menurut Pahala, penyidik akan melihat dari awal proses penunjukan area titik parkir baru dan proses lelang yang dilakukan Pemkot Bengkulu.

“Kalau memang dasarnya penarikan retribusi itu Perda, ya kita akan lihat Perdanya, jelas atau tidak di situ secara detil disebutkan. Harus jelas titik-titiknya,” ungkapnya.

Sejauh ini, penyidik Satreskrim Polres Bengkulu telah meminta klarifikasi dari pihak pengelola parkir zona dua CV Arsyah Rajendra, Bapenda Kota Bengkulu, serta keempat toko yang melaporkan persoalan tersebut.

Terhimpun, kisruh lahan parkir zona dua ini berawal saat pihak ketiga pengelola mulai menarik retribusi parkir di empat toko, yaitu toko Better Home, Bunda Baby Shop, Sepeda Emas dan Pinzy.

Berdasarkan mediasi di Bapenda Kota Bengkulu, disepakati keempat toko tersebut tidak ditarik retribusi parkir dan membayar pajak parkir.

Namun hal berbeda terjadi di lapangan, pihak pemenang lelang tetap menarik retribusi parkir.

Atas hal itu, keempat toko di zona dua tersebut memprotes dan mengadukan hal itu ke Polres Bengkulu. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here