Nenek 74 Tahun Ditahan Polisi

0
61

BengkuluKito.Com, – S (74) warga Kota Bengkulu terpaksa ditahan pihak kepolisian lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuan senilai Rp. 250 juta terhadap korban Kartika, Kamis (2/7/2020).

Selain itu, polisi juga menahan tersangka lainnya berinisial S alias Butet, karena memberikan iming-iming bisa meloloskan korban untuk menjadi CPNS di salah satu lembaga vertikal.

Dikatakan Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, kedua tersangka baik tersangka S yang berusia 74 tahun dan Butet telah dilakukan penahanan oleh Ditreskrimum Polda Bengkulu.

”Sejak tadi malam kedua tersangka telah kita lakukan penahanan, proses masih berlanjut dengan pemeriksaan saksi-saksi,” ungkap Sudarno, dilansir dari tribratanewsbengkulu.com

Dia menuturkan, penipuan ini berawal sekira tahun 2015 tersangka S (74 ) menawarkan korban untuk menjadi CPNS di salah satu lembaga vertikal dengan biaya kepengurusan sebesar Rp. 250 juta.

Setelah uang diberikan, lanjut dia, sekira tahun 2017 korban menanyakan kejelasan status CPNS kepada tersangka. Kemudian, tersangka mengatakan orang yang mengurus CPNS adalah tersangka Butet.

Setelah dipertemukan, tersangka Butet mengatakan bahwa penerimaan CPNS tahun 2015/2016 belum ada.

Sekitar tahun 2019, sambung Sudarno, karena tidak ada kejelasan korban meminta kepada tersangka untuk mengembalikan uangnya pada April 2020.

Namun korban yang pada saat itu bersama tersangka Butet, saksi Kosim dan Nanang, menelpon tersangka S (74 ) menanyakan status uang yang telah diberikan.

”Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka Butet merupakan perantara yang mempertemukan korban dengan tersangka S. sampai saat ini korban dari kedua tersangka baru 1 yang melapor,” jelas Kabid Humas Polda Bengkulu.

Ia menambahkan, dalam menjalankan aksinya kedua tersangka melakukan iming-iming kepada korban untuk meyakinkan korban bahwa kedua tersangka bisa meloloskan korban untuk menjadi CPNS dengan memberikan sejumlah uang kepada tersangka.

“Dalam melakukan tindak pidana penipuan tersebut, kedua tersangka hanya berdua dan belum ditemukan ada pihak lain yang terlibat,” tandasnya. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here