Penanganan COVID-19 Dinilai ‘Abu-abu’, Usin: Dana Rp. 30,8 M Kemana?

0
53

BengkuluKito.Com, – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring menilai jika penanganan COVID-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu abu-abu, Rabu (1/7/2020).

“Pertama soal penanganan. Penanganan COVID-19 yang dilakukan oleh Pemprov ini kan abu-abu, boleh dikategorikan gelap. Dana Rp. 30,8 miliar itu kemana? Apa programnya? Dibelanjakan kemana?,” tanya Usin, di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

Faktanya, kata dia, Rp. 15 miliar untuk penanganan itu berasal dari pengalihan program di masing-masing dinas. Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit.

“Jadi kalo Dinas Kesehatan mau buat gudang, itu dialihkan penanganan untuk COVID-19. Dinas-dinas yang lain terjadi juga pengurangan, nah itu dialihkan kemana? Nggak ada, nggak jelas gitu lho,” ungkapnya.

Usin menerangkan, di rapat Banggar pihaknya merekomendasikan dari dana Rp. 30,8 M itu Tim TAPD tolong sampaikan rincian programnya apa.

“Beli swab berapa, sewa swab berapa, buat masker berapa, ini tolong dibuat. Sampai hari ini nggak ada disampaikan. Ini kan melecehkan lembaga di DPRD ini,” tegas dia.

“Meskipun mereka bisa menganggarkan dan langsung membelanjakan, tapi mereka wajib memberikan penjelasan kepada DPRD. Bukan duit nenek moyang mereka itu,” pungkas, mantan pengacara ini. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here