3 Oknum Dikbud Provinsi Terjaring OTT Tidak Ditahan

0
57
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno.

BengkuluKito.Com, – Kepolisian Daerah Bengkulu masih melakukan penyelidikan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar tiga orang oknum Dikbud Provinsi Bengkulu, pada Jum’at 26 Juni 2020 di salah satu SMA Kota Bengkulu.

“Saat ini prosesnya proses lidik, tidak ada yang dilakukan penahanan. Kemarin itu diamankan, dimintai keterangan,” ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, Rabu (1/7/2020).

Saat ini, ketiga oknum Dikbud Provinsi itu ditetapkan sebagai saksi dalam proses penyelidikan, sehingga tidak dilakukan penahanan oleh Polda Bengkulu.

Sedangkan sejumlah uang yang turut disita saat OTT masih diamankan guna proses penyelidikan, meskipun tidak disebutkan berapa jumlah uang tersebut.

Sudarno menyebut, OTT yang dilakukan Polda Bengkulu didasari laporan mengenai dugaan pungutan yang dilakukan Dikbud Provinsi terkait proses PPDB tingkat SMA-SMK.

Pungutan itu disebut atas kesepakatan pihak sekolah dengan Dikbud Provinsi untuk membiayai proses PPDB yang sedang berlangsung, lantaran anggaran sebelumnya sudah teralihkan untuk penanganan pandemi COVID-19.

“Karena dulunya belum masa COVID, sekarang masa COVID. Sehingga mungkin harus ada peralatan dan pemeliharaan, dan di mata anggaran itu tidak ada,” terang Sudarno.

Selain itu, kata Sudarno, penyidik masih melakukan pemeriksaan mendalam apakah kasus tersebut memenuhi unsur pidana pungutan liar atau tidak.

“Prosesnya kita lihat, apakah itu memenuhi unsur pidana atau tidak. Kita juga akan meminta keterangan saksi ahli. Akan kita lanjutkan bila ada unsur pidananya,” tutup Kabid Humas. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here