Wali Kota Bengkulu Terbitkan Aturan Menikah di Masa ‘New Normal’

0
46

BengkuluKito.Com, – Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan menerbitkan Surat Edaran (SE) yang mengatur tata cara pernikahan di masa ‘new normal’ atau tatanan kenormalan baru ditengah pandemi COVID-19.

Surat edaran dengan Nomor 450/18/B.Kesbangpol itu langsung ditandatangani oleh Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan, Senin (29/6/2020).

“Dalam rangka menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat mengenai pola hidup baru, maka untuk pelaksanaan kegiatan sosial dan budaya khususnya pesta pernikahan perkawinan harus memenuhi persyaratan. Itu sudah kita sampaikan dalam surat edaran,” ujar Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan.

Masyarakat yang punya hajatan pesta pernikahan, kata Helmi, harus memastikan jumlah pengunjung tidak melebihi 50% dari kapasitas gedung atau tenda.

Apabila pesta dilakukan di rumah, harus dengan penerapan protokol kesehatan ketat di pintu masuk oleh petugas yang ditunjuk, atau membatasi jam kunjungan tamu.

Selain itu, setiap orang yang melaksanakan dan menghadiri pesta pernikahan wajib memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan dilengkapi dengan sabun di depan tenda atau pintu masuk.

Lalu, melakukan cek suhu tubuh bagi setiap orang yang datang ke tempat pesta dengan thermogun.

“Wajib menyediakan hand sanitizer di setiap ruangan atau lokasi. Orang yang mengalami gejala demam atau batuk, pilek, bersin, atau nyeri tenggorokan dan sesak nafas dilarang menghadiri pesta pernikahan,” jelas Helmi.

Kemudian, membersihkan dan melakukan disinfeksi pada tempat kegiatan pesta sebelum acara dimulai.

“Yang tak kalah penting yakni menjaga jarak aman (Physical Distancing) paling sedikit 1 meter antar orang dan tidak bersalaman atau kontak fisik,” sampai dia.

Selanjutnya, masyarakat yang mengadakan pesta membuat surat pernyataan akan mematuhi protokol kesehatan COVID-19 sebelum rekomendasi izin keramaian dikeluarkan.

Disarankan untuk kegiatan konsumsi menggunakan nasi kotak atau bentuk lain yang mengurangi interaksi antara pengunjung pesta.

“Terakhir, meniadakan kegiatan malam seperti lomba song, main domino dan hiburan musik pada malam hari karena berpotensi mendatangkan banyak orang dan sulit untuk dikendalikan,” tutup Wali Kota Bengkulu. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here