Tidak Dapat Bansos, Warga Benteng Protes ke Camat

0
45

BengkuluKito.Com, – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kabupaten Bengkulu Tengah tepatnya di Desa Pulau Panggung mendapat protes dari warga setempat, Rabu (17/6/2020).

Hardi, warga Desa Pulau Panggung mendatangi Kantor Camat Talang Empat, memprotes camat dan Kades lantaran dirinya tidak masuk dalam penerima bantuan sosial (bansos). Baik Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun Bantuan Sosial Tunai (BST).

Sedangkan, dirinya mengaku layak menerima karena masuk dalam kategori warga kurang mampu.

‘’Saya ingin menyampaikan protes dan bertanya kenapa saya yang di dikategorikan warga kurang mampu ini tidak masuk dalam data penerima. Pekerjaan saya serabutan dan rumah saya hanya dinding papan. Selain saya juga banyak yang tidak dapat,’’ ungkap Hardi.

Kemudian, ia menyayangkan masih ditemukan adanya warga yang beristrikan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) namun mendapatkan bantuan. Sedangkan warga lain juga masih ada yang belum menerima bantuan tersebut.

“Bahkan di desa kami ada yang beristri ASN mendapat bantuan dan juga warga lain masih ada yang belum mendapatkan bantuan” sesalnya.

Hardi menuturkan, berdasarkan keterangan dari Kades bahwa dirinya tidak masuk dalam data penerima karena berada dalam satu rumah bersama dengan mertuanya. Sehingga, pihak desa hanya memberikan bantuan kepada mertuanya.

‘’Alasannya, mertua saya tinggal di rumah saya. Padahal informasi yang benar, jika mertua saya sudah lama tidak tinggal lagi bersama. Data ini perlu diperbaharui,’’ sampainya.

Sementara itu, Camat Talang Empat, Siti Fatimah mengatakan jika dalam menyalurkan bantuan sosial, seluruh desa harus melalui tahapan. Mulai dari pendataan, hingga titik akhir pada musyawarah desa khusus. Dihadiri perwakilan tokoh masyarakat, kepolisian, dan TNI.

‘’Untuk menentukan siapa yang layak tidaknya itu berdasarkan musyawarah desa masing-masing. Terkait dengan ada warga yang istrinya ASN mendapatkan bantuan, saya belum menerima informasi ini,’’ pungkas Siti. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here