Resmi Pengacara Pemda, Targum: Buat Statement Harus Sesuai Fakta, Jangan Lagi Sesukanya!

0
145

BengkuluKito.Com, – Usai melakukan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu, empat orang pengacara resmi ditunjuk sebagai tim Advokat dan Konsultan Hukum Pemprov Bengkulu, Kamis (11/6/2010).

Keempat advokat tersebut yakni, Dian Ozhari, Tarmizi Gumay, Jecky Haryanto, dan Aan Julianda.

Disampaikan salah seorang Tim Advokat Pemda, Tarmizi Gumay, pihaknya bersyukur telah dipercaya oleh Pemda Provinsi Bengkulu dalam hal ini gubernur menjadi advokat dan konsultan hukum Pemda.

“Yang pertama kami bersyukur, karena kami berempat ini dipercaya oleh Pemda Provinsi Bengkulu, dalam hal ini gubernur. Tugas seorang pengacara itu kita sudah sama-sama tahu, kami adalah pengacara Pemda,” ucapnya, di Gedung Daerah.

Sebagai Pengacara Pemda, kata dia, pihaknya melindungi dan membela hak-hak dari pada Pemda.

“Makanya kami mengimbau, kepada masyarakat Provinsi Bengkulu untuk membuat statment ke depan itu akan (menjadi) sebuah kajian bagi kami. Karena ketika itu merasa Pemda Provinsi Bengkulu dirugikan, kami tidak akan segan-segan memproses ini secara hukum,” tegas Targum, biasa disapa.

“Karena itulah bagian dari kami. Kami ini dipercaya untuk mengkaji, membela dari pada kepentingan hukum Pemda Provinsi Bengkulu,” lanjutnya.

Targum menuturkan, pihaknya memohon kepada semua pihak, terutama kawan-kawan wartawan untuk berbagi sekecil apapun informasi agar bisa dikaji lebih luas.

“Makanya saya bilang, saya minta dengan sangat kepada masyarakat Provinsi Bengkulu ketika buat statment, baik di media cetak, sosial, itu harus sesuai dengan fakta yang ada. Jangan lagi sesukanya,” ujarnya.

Dia mencontohkan, misalnya tidak layak seseorang itu berkomentar tau-tau berkomentar.

“Misalnya A ini posisinya di sini, tapi dia mengomentari B. Semestinya A harus mengomentari A, B harus mengomentari B. Di sinilah salah satu tugas kami. Jadi dengan ini kami akan bekerja maksimal semampu kami. Apalagi kami berempat ini, tentu dengan pemikiran berempat akan menjadi satu, saya fikir akan menjadi lebih kuat,” sampainya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berharap, keempat Advokat dan konsultan hukum tersebut dapat mewakili Pemerintah Provinsi Bengkulu maupun jabatan gubernur terkait dengan urusan-urusan hukum yang bisa melindungi atau mungkin kajian-kajian hukum atau fakta-fakta hukum yang diperlukan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Karena memang kita dengan jabatan sebagai kepala daerah, kepala pemerintahan itu memang diberikan ruang dan hak untuk meminta pertimbangan hukum, pendampingan hukum, supaya sekali lagi dalam menjalankan pemerintahan ini sesuai betul dengan on the track regulasi yang berlaku,” jelasnya.

“Itu pertama, kedua tentunya kita membutuhkan pembelaan hukum terhadap tindakan-tindakan yang kita lakukan, apalagi itu dalam koridor yang benar,” tandas Rohidin. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here