Lagi, Usin Bagikan 200 APD ke RSMY dan 7 Puskesmas di Kota Bengkulu

0
282

BengkuluKito.Com, – Setelah sebelumnya membagikan masker dan sabun kepada warga terdampak COVID-19, Rabu (29/4/2020), anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, kembali membagikan bantuan berupa 200 Alat Pelindung Diri (APD) kepada pejuang medis yang ada di Kota Bengkulu.

Pembagian bantuan APD ini langsung diserahkan ke Rumah Sakit M. Yunus dan 7 Puskesmas yang ada di Kota Bengkulu, diantaranya Puskesmas Betungan, Padang Serai, Nusa Indah, Anggut Atas, Sukamerindu, Beringin Raya, dan Muara Bangkahulu.

Saat penyerahan secara simbolis APD ke RSMY, langsung diterima Direktur RSMY, dr. Zulkimaulud.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring saat berbincang dengan Direktur RSMY, dr. Zulkimaulud
Penyerahan APD ke Puskesmas yang ada di Kota Bengkulu.

“Penyaluran bantuan ratusan APD yang diantaranya ada baju hazmat ini, sebagai upaya peran aktif bersama-sama membantu dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19,” ujarnya.

“Sasarannya, kepada pejuang medis agar terjaga semangat dan terhindar dari bahaya ketika menangani pasien virus Corona di Bengkulu,” jelas Usin, anggota DPRD Provinsi daerah pemilihan (dapil) Kota Bengkulu.

Dia menuturkan, dari penyerahan bantuan APD tersebut, pihaknya sempat berbincang dengan Direktur RSMY Bengkulu sekaligus mempertanyakan kebutuhan penanganan Covid19.

Bahkan, pengajuan anggaran refocusing dan relokasi anggaran sebesar Rp.30,8 miliar saat pembahasan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi, disebutkan sangat tidak cukup.

“Dimana nilai sebesar Rp. 30,8 M itu terbagi pada 3 sektor yakni Rp. 15,2 miliar untuk penanganan dan pencegahan, Rp. 15 miliar untuk jaringan pengaman sosial bagi terdampak COVID-19 dan Rp. 600 juta lagi untuk penanggulangan ekonomi UKM/UMKM,” paparnya.

Sehingga, kata Usin, ketiga sektor itu dinilai perlu ada pembahasan detail bersama Tim Anggarann Pemerintah Daerah (TAPD), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Kesehatan (Dinkes), RSMY, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Tenaga Kerja, serta Dinas Koperasi dan UMKM.

Mengingat, terang Usin, jika anggaran hanya diambil dari OPD tersebut, namanya bukan refocusing atau relokasi. Sementara program lainnya di semua OPD dikurangi karena sumber pendapatan juga berkurang.

“Kami akan kaji kembali usulan relokasi dan refocusing dalam postur APBD yang diajukan pihak eksekutif,” ujar anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang juga anggota Banggar DPRD Provinsi ini.

Dirinya berharap, Gubernur Bengkulu mampu mengkoordinasikan terkait penanganan COVID-19 ini bersama kabupaten dan kota. Apalagi jika secara bersama-sama bergerak, diyakini akan lebih mudah menghadapi persoalan yang ada.

“Kita juga berharap semoga wabah ini dapat teratasi dan perekonomian Provinsi Bengkulu bangkit kembali, Aamiin,” harap Usin.

Sementara itu, Direktur RSMY Bengkulu dr. Zulimaulud memberikan apresiasi atas bantuan APD ini, karena memang sangat dibutuhkan dalam mendukung pekerjaan tenaga medis menangani pasien COVID-19 di RSMY. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here