Daya Beli Karet Turun, Bupati Bengkulu Utara Surati Presiden

0
236

BengkuluKito.Com, – Menyikapi turunnya daya beli masyarakat khususnya petani karet di Kabupaten Bengkulu Utara, Bupati Mian menyurati Presiden RI Joko Widodo guna membantu dan mempertahankan daya beli masyarakat akibat dampak pandemi COVID-19.

Hal tersebut disampaikannya melalui surat resmi Bupati Bengkulu Utara dengan Nomor : 525-21/1504/DISBUN/2020 tertanggal 9 April 2020.

Surat Bupati Bengkulu Utara, Mian, yang ditujukan kepada Presiden RI.

“Hari ini juga saya akan menandatangani surat yang langsung ditujukan kepada presiden terkait dengan penutupan pabrik karet PT Batanghari Bengkulu Pratama (BBP) dan PT Pamor Ganda,” ujarnya, Kamis (9/4/2020).

Terkait dengan penutupan itu, kata Mian, pihaknya langsung menyurati.

“Waktu video conference dengan Menteri Dalam Negeri dan lima menteri yang terkait, saya ikuti dari awal sampai akhir, tetapi memang kesempatan berbicara itu hanya lima kepala daerah. Dua kepala daerah provinsi, tiga kepala daerah kabupaten,” jelas Mian.

“Karena saya punya beban dengan penutupan pabrik karet, makanya saya titipan pertanyaan saya kepada Bupati Banyuwangi yang mendapatkan kesempatan dan beliau sampaikan. Hari ini kita susulkan lagi surat itu. Ini mencakup 60 persen petani kita yang memang mata pencahariannya dari karet supaya ada solusi untuk itu,” paparnya. (JR/MC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here