Bengkulu Utara Berstatus Tanggap Darurat!

0
126

BengkuluKito.Com, – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara akhirnya menetapkan status tanggap darurat bencana Corona Virus Desease (COVID-19), setelah Provinsi Bengkulu masuk dalam kategori zona merah, Rabu (1/4/2020).

Hal ini ditetapkan Bupati Bengkulu Utara, Mian dalam konferensi pers online, terhitung mulai tanggal 1 April 2020.

Saat digelar konferensi pers online oleh Bupati Kabupaten Bengkulu Utara, Mian, bersama Forkopimda, Sekda, Kepala OPD terkait serta terhubung langsung kepada Camat di BU.

Dikatakan Mian, terkait dengan masalah COVID-19 Kabupaten Bengkulu Utara terhitung 1 April berstatus Tanggap Darurat.

Pihaknya menimbang, penetapan status mengingat wabah penyakit COVID-19 yang telah menetapkan Provinsi Bengkulu masuk dalam zona merah.

“Dalam rangka mencegah orang terinfeksi/tertular COVID-19 di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, perlu menetapkan status bencana tanggap darurat bencana Corona Virus Desease (COVID-19) di Bengkulu Utara,” terangnya, di Posko Darurat COVID-19 BU, Balai Pertemuan Ratu Samban Arga Makmur.

Mian menyampaikan, Gugus Tugas kabupaten lebih diperkuat bersama seluruh Forkopimda dan menyeluruh secara komprehensif memutus rantai penyebaran wabah Virus COVID-19.

“Ditekankan juga kepada gugus satuan ditingkat kecamatan dan desa, bahwa permasalahan sekecil apapupn terkait COVID-19 langsung dikomunikasikan dengan gugus tugas di kabupaten, dengan juru bicara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Bupati juga mengimbau, kepada seluruh camat di Kabupaten Bengkulu Utara untuk terus memantau terkait COVID-19.

“Orang Dalam Pemantauan (ODP) agar mendapatkan pelayanan kesehatan (observasi) dan dipantau pergerakannya agar disiplin melakukan isolasi atau karantina mandiri di rumah, atau tindakan kesehatan lain sesuai protokol kesehatan yang berlaku,” sampainya.

“Melalui penyemprotan disinfektan disetiap sudut ruang publik maupun badan jalan telah dilaksanakan. Kita juga terus pantau sejauh mana penekanan social distancing dan physical distancing, selanjutnya melakukan langkah tracing atau melakukan pelacakan terhadap warga kita yang pulang dari luar negeri dan juga dari zona merah,” tandasnya. (JR/MC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here