Dihadapan Mensos RI, Mian Sebut Angka Kemiskinan di BU Turun Tiga Persen

0
274

BengkuluKito.Com, – Bupati Mian mengatakan beberapa capaian terkait program sosial dan pembangunan manusia yang diraih Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, termasuk turunnya angka kemiskinan sebanyak tiga persen, Senin (2/3/2020).

Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara dan Bupati Mian, bersama masyarakat penerima program sosial.

Hal ini disampaikannya dihadapan Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P. Batubara, saat digelar “Launching Launching Program Bantuan Sembako dan Pemberdayaan Sosial lainnya’, di Balai Daerah, Kabupaten Bengkulu Utara.

Kata Mian, beberapa program yang nantinya akan diluncurkan termasuk program-program pemberdayaan sosial, harus diperkuat di Kabupaten Bengkulu Utara.

Mengingat, Kabupaten Bengkulu Utara merupakan daerah dengan geografis yang sangat luas dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Pada kesempatan ini dapat kami sampaikan program Kementerian Sosial yang telah dan akan berjalan di Kabupaten Bengkulu Utara. Pertama, program PKH untuk tahap pertama tahun 2020 yaitu sebanyak 14.839 KPM,” sampainya.

Selanjutnya, terang Mian, program BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai. Januari sampai Juli 2018, ada 20 ribu penerima kelompok KPM. Agustus – September, 20 ribu lebih kelompok KPM. Januari – Desember, 19. 887 KPM. Januari 2020, program Sembako mencapai 19.495 KPM.

“Ditambah lagi, atas dukungan pak Menteri, program Kube atau Kelompok Usaha Bersama, yang sama-sama telah dilihat dengan produknya tahun 2018 ada 60 Kube,” ucapnya.

Tahun 2019, Mian menyebut, ada 35 Kube dan tahun 2020 dengan pendekatan dan penyampaian langsung kepada pak Menteri, InsyaAllah akan terealisasi 100 Kelompok Usaha Bersama untuk Kabupaten Bengkulu Utara.

“Bahkan, mungkin akan bertambah lagi dengan kehadiran beliau di sini,” sebutnya.

Mian menambahkan, untuk rumah tidak layak huni dan sarana lingkungan tahun 2018 sebanyak 70 rumah.

“Tahun 2019, 100 rumah dan ditahun 2020 berdasarkan penyampaian dan usulan kita, InsyaAllah akan dipenuhi sebanyak 200 rumah yang akan diberikan untuk Kabupaten Bengkulu Utara. Sampai saat ini juga, untuk KPM telah graduasi,” ujarnya.

“Pak Menteri saya sampaikan karena semua program bantuan harus diikuti dengan capaian hasil dari bantuan itu, capaiannya adalah yang telah dibantu dan juga merasa lebih baik dengan ikhlas melepaskan bantuan itu. Tentunya kami juga akan laporkan sebanyak 3.340 KPM yang telah melaksanakan graduasi tahun 2020,” ungkapnya.

Jadi, lanjut Mian, masyarakat Bengkulu Utara bukan hanya senang menerima bantuan tetapi juga senang melepas bantuan dengan orang yang lain. Semua program yang dilaksanakan, hasil akhirnya harus memperoleh capaian.

“Saya sampaikan kehadapan pak Menteri beserta rombongan serta anggota DPR RI, beberapa program yang telah kita laksanakan terkait dengan permasalahan sosial kemasyarakatan. Empat tahun terakhir Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara bisa menekan angka kemiskinan, semula ditahun 2015 diangka 14,78 persen, selanjutnya ditahun 2019 turun menjadi 11,65 persen,” paparnya.

Artinya, sampai Mian, terjadi penurunan signifikan, karena adanya intervensi bantuan sebanyak 3,13 digit. “Kami yakini bersama jajaran pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, manakala diintervensi lag, InsyaAllah tahun 2021 target signal digit kemiskinan di Kabupaten Bengkulu Utara bisa kita capai,” tuturnya.

Disamping itu juga, sambung Mian, ukuran – ukuran yang disampaikan adalah hasil survei statistik BPS Kabupaten Bengkulu Utara.

“Kita juga mengalami kondisi yang cukup baik terhadap indeks pembangunan manusia. Semula, indeks pembangunan manusia diangka 67,48, sekarang indeks pembangunan manusia sampai akhir 2019 berdasarkan data statistik meningkat menjadi 69, 96,“ tandasnya. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here