Coba Gantung Diri dan Tusuk Perut, Tersangka Pembunuh Wina Berhasil Ditangkap

0
54

BengkuluKito.Com, – Tim Reskrim Polres Bengkulu bekerjasama dengan Polsek Lintang Kanan Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya berhasil menangkap Pardi (29), tersangka pembunuhan Mahasiswi Semester 5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu (Unib), Wina Mardiani (20).

Pelaku sebelumnya juga sudah ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak Polres Bengkulu.

Disampaikan Kapolres Bengkulu, AKBP Pahala Simanjuntak, dirinya mengucapkan selamat kepada Polres Bengkulu yang sudah berhasil untuk mengungkap dan menangkap pelaku.

“Jadi perlu saya sampaikan hasil koordinasi atau kerjasama kita dengan Polsek Lintang Kanan, bahwa kemarin kita mendapatkan informasi dari Polsek Lintang Kanan, tepatnya ke Kasat Reskrim bahwa pelaku awalnya atau yang menjadi DPO kita itu ada rencana mau menyerahkan diri,” terangnya, Kamis (19/12/2019).

Pahala menyebut, dari pihak keluarga menghubungi ke Polsek Lintang Kanan, kemudian dari Kapolsek melaporkan ke Polresnya. Lalu, Polsek Lintang Kanan berkoordinasi dengan Kasat Reskrim.

“Pada saat koordinasi masih dilakukan, tiba-tiba kita mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan atau pelaku atau yang menjadi DPO kita inisial Pa mencoba melakukan bunuh diri, yaitu dengan cara dia mengikat lehernya atau dengan menggantungkan diri dan juga menusuk perutnya sendiri sehingga ususnya terburai atau keluar,” paparnya.

Selanjutnya, kata Pahala, tadi malam Kasat Reskrim beserta tim langsung berangkat ke Empat Lawang. Di tengah perjalanan didapat informasi, bahwa DPO berinisial Pa yang menjadi pelaku sudah dibawa ke rumah sakit.

“Tapi karena di rumah sakit atau puskesmas yang ada di sana tidak memiliki sarana prasarana yang cukup, akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Tebing Tinggi. Tapi di sana pun kurang memadai sarana prasarana yang ada, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit di Lubuk Linggau,” ujarnya.

Dari hasil koordinasi dengan pihak medis atau dokter yang ada di sana, sambung Pahala, juga melalui dokter di Rumah Sakit Bhayangkara bahwa kondisi yang bersangkutan bisa untuk dibawa ke Bengkulu.

“Sehingga, ini baru tiba di sini (RS Bhayangkara) baru kita bawa dari Lubuk Linggau,” tandasnya. (JR) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here