Atasi Banjir, Warga Kebun Beler Minta Keruk Tumpukan Pasir

0
35

BengkuluKito.Com, – Guna mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi, Ketua RT 8 Kebun Beler Kecamatan Ratu Agung, Adisa meminta agar dilakukan pengerukan di dalam siring yang sudah menumpuk pasir di wilayah tersebut.

Warga Kecamatan Ratu Agung yang hadir saat digelar reses oleh anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring.

“Pertama itu masalah banjir yang terjadi di Kelurahan Kebun Beler, kemudian jalan di gang-gang. Kalau memang bisa diatasi oleh provinsi rasanya tidak masalah kan. Seperti banjir, karena penumpukan pasir di siring (arah) pantai itu kan sudah tinggi,” jelasnya.

Pokoknya kalau sudah hujan deras, sambungnya, jelang dua sampai tiga jam itu sudah banjir. Tiap hujan deras banjir di situ, kadang-kadang batas pinggang (air banjir). Kalau pasir itu sudah tinggi pasti banjir.

Setidaknya, lanjut Adisa, kalau dewan provinsi bisa mengusahakan untuk pengerukan pasir yang sudah menumpuk di pantai, di dekat pom bensin arah kolam renang (di bawah jembatan) Penurunan.

“Jadi inginnya kita pasir itu dikeruk. Walaupun kita sudah gotong royong, itu tidak bisa kalau tidak ada alat berat,” paparnya, Jum’at (1/11/2019) di Jalan Kapuas Raya.

“Kemarin kami gotong royong hari Minggu dengan pak Lurah, itu satu mobil sampah diangkut dari dalam siring,” sampainya, saat digelar reses menyerap aspirasi masyarakat oleh anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring.

Selain itu, Ketua RT 9 Kebun Beler Henri Yulizar atau akrab dipanggil Een menambahkan, bahwa sekarang itu posisi siring ke arah pantai itu tertutup (tersumbat), jadi dirinya meminta agar ada alat berat untuk mengeruknya.

“Persis di bawah jembatan (arah kolam renang) sampai ke arah laut itu pasir semua sekarang, dan itu salah satu penyebab banjir,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring mengatakan dirinya akan coba untuk meninjau lokasi yang dimaksud.

“Kalau memang itu keluhannya, nanti kita akan coba tinjau lokasinya apakah bisa dikeruk atau tidak,” sebutnya.

Selain itu, Usin juga meminta agar Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat melakukan sinkronisasi agar ada pembangunan yang lebih baik untuk kemajuan. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here