LBH Mahupala Siap Beri Akses Keadilan Bagi Masyarakat Kecil

0
223

BengkuluKito.Com, – Setelah menerima akta hukum yayasan, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mahupala memastikan siap memberi akses keadilan berupa bantuan hukum bagi masyarakat kecil menengah ke bawah.

Hal tersebut disampaikan Direktur Yayasan LBH Mahupala, Syaiful Anwar terkait fokus pendampingan hukum nantinya, Senin (21/10/2019).

Dijelaskan Syaiful, Yayasan LBH Mahupala mulai disahkan itu pada Jum’at, 18 Oktober kemarin. Berdirinya LBH Mahupala ini, sejujurnya ingin memberikan kontribusi pada proses penegakan hukum, khususnya yang ada di Bengkulu.

“Kita mau, Yayasan LBH Mahupala ini juga bisa berpartisipasi dalam penegakan hukum, terutama concern kita kepada masyarakat kecil menengah ke bawah yang tidak bisa mendapatkan akses pendampingan hukum,” jelasnya.

Yayasan LBH Mahupala ini, kata Syaiful, hadir untuk menyentuh lapisan masyarakat kecil menengah ke bawah itu. Contoh, ada nenek-nenek yang dituduh mencuri. Maka, pihaknya akan segera memberikan pendampingan.

Sekarang ini, lanjutnya, banyak masyarakat-masyarakat kecil menengah ke bawah ini susah atau tidak tahu kemana mengadu kalau mereka punya persoalan hukum baik ditingkat kepolisian, kejaksaan, maupun pengadilan.

“Mereka tidak tahu mau mengadu kemana. Mau mengadu ke pengacara profesional, terkendala biaya. Makanya, nanti kita akan sampaikan dalam bentuk sosialisasi-sosialisasi baik ke tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten,” terangnya.

Syaiful menyebut, Yayasan LBH Mahupala ini nantinya disetiap kabupaten itu ada perwakilannya.

“Dalam waktu dekat ini kita akan prioritaskan di Kabupaten Arga Makmur dulu,” ucapnya.

Disampaikannya, saat ini Yayasan LBH Mahupala ini sudah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM). Tinggal nanti, pihaknya akan memperkuat SDM tersebut secara keilmuan, pengetahuan, maupun pengalaman agar lebih baik lagi.

Yayasan LBH Mahupala ini nanti tidak hanya melakukan pendampingan di pengadilan, tetapi juga melakukan advokasi-advokasi di luar pengadilan.

“Harapan kami selaku pengurus Yayasan LBH Mahupala, tentu LBH Mahupala ini sebagai cikal bakal model atau acuan bagi LBH-LBH yang ada di Bengkulu,” ujarnya.

Syaiful mengatakan, Yayasan LBH Mahupala ini juga concern terhadap pendampingan hukum korban narkotika, tetapi tidak akan menangani perkara-perkara korupsi.

“Termasuk pelaku perusak lingkungan, itu tidak akan ditangani,” pungkasnya. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here