Gubernur dan Ketua MUI Bengkulu Serukan Penolakan Aksi Anarkis dan Radikalisme

0
37

BengkuluKito.Com, – Gubernur Rohidin Mersyah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, menyerukan untuk menolak secara keras semua bentuk unjuk rasa anarkis dan radikalisme.

Disampaikan Rohidin, dirinya menolak dengan keras semua bentuk unjuk rasa anarkis serta menolak dengan keras segala macam bentuk radikalisme dan terorisme yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Rohidin mengatakan, pihaknya mendukung proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dapat berjalan dengan kondusif dan baik pada 20 Oktober 2019 mendatang dan sesuai dengan harapan seluruh rakyat Indonesia.

“Karena Pemilu telah menetapkan hasil dengan sangat demokratis,” ucapnya dilansir dari tribratanewsbengkulu.com, Selasa (15/10/2019).

Selain itu, Ketua MUI Provinsi Bengkulu Prof. Rohimin menyampaikan terkait banyaknya pemberitaan hoaks yang beredar pada akhir – akhir ini, dirinya mengimbau agar masyarakat dapat menyikapi berita tersebut secara bijak dan cerdas.

Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Prof. Rohimin.

”Jadi terhadap berita itu harus dilakukan tabayyun, sejauh mana kebenaran berita tersebut. Terhadap berita – berita yang tidak membawa manfaat kemaslahatan, maka seharusnya kita bersikap arif bagaimana kita melakukan pembenaran berita itu kemudian melakukan penyaringan berita sebelum kita sharing,” jelasnya.

Sehingga, kata Rohimin, apa yang disebarkan bermanfaat bagi masyarakat dan tidak menimbulkan kegaduhan.

Ditambahkannya, terkait dengan situasi kamtibmas jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, dia juga mengimbau masyarakat untuk mendoakan agar pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dapat berjalan lancar dan kondusif.

”Jika situasi Kamtibmas kondusif, kita semua dapat menjalankan kehidupan kita sehari – hari dengan baik. Mari berfikir bijak dan cerdas,” imbau Rohimin. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here