Walhi Bengkulu Ajak Pemuda Peduli Perubahan Iklim

0
129

BengkuluKito.Com, – Guna mengajak pemuda untuk peduli terhadap perubahan iklim yang terjadi, Wahana lingkungan hidup (Walhi) Bengkulu menggelar aksi Climate Call “Justice For Future”, di Pantai Malabero Bengkulu, Rabu (2/10/2019).

Kegiatan tersebut terdiri dari beberapa agenda, yakni Teater Terbuka Aksi Flash Mob “Melawan Asap”, Workshop Pilih Olah Sampah Plastik dan Budidaya Mangrove untuk Iklim, serta Panggung Musik Akustik (Pakustik).

Disampaikan Direktur Walhi Bengkulu, Beni Ardiansyah, terkait agenda hari ini secara substansinya ada tiga, pertama isu perubahan iklim.

Kedua, kerja-kerja advokasi Walhi yang berkaitan dengan perubahan iklim yakni alih fungsi lahan, pertambangan batu bara, dan dampaknya yaitu banjir.

Ketiga, posisi pemuda untuk peduli terhadap lingkungan.

“Oleh sebab itu Walhi Bengkulu mengajak anak muda peduli iklim,” terangnya.

Beni mengatakan, Walhi Bengkulu memiliki nilai-nilai dasar keorganisasian yang berorientasi pada keadilan antar generasi, keadilan gender, dan penghormatan kepada makhluk hidup.

Perubahan iklim adalah masalah semua orang, karena dampaknya mengakibatkan penurunan kualitas hidup manusia dan alam.

“Perubahan iklim tidak hanya dialami pada generasi saat ini saja, tetapi juga bisa menjadi masalah yang diwariskan ke generasi selanjutnya apabila tidak ada upaya dari pemerintah untuk mengurangi penyebab terjadinya perubahan iklim itu sendiri,” ujar Beni.

Seperti, penggunaan energi fossil yang candu, pembakaran hutan dan lahan, emisi karbon dan lain sebagainya.

“Pertimbangan ini penting rasanya untuk Walhi Bengkulu mengajak generasi muda di Bengkulu terlibat dalam aksi Climate Call “Justice For Future”, sebagai upaya bersama mempengaruhi publik agar sadar iklim dan mulai melakukan hal – hal yang dapat mengurangi dampak perubahan iklim,” tandasnya.

Selain itu, salah seorang peserta aksi Climate Call “Justice For Future”, Veronika menuturkan jika tidak pernah sadar akan dampak yang terjadi nanti, maka tidak berhasil menjadi manusia yang peduli.

“Walaupun bukan sekarang, tapi dampak itu akan dirasakan anak cucu kita nanti,” pungkasnya. (CW4)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here