DPRD Provinsi Sebut Tuntutan Massa GPR Sudah Dikirim ke Pusat

0
67

BengkuluKito.Com, – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto menyebut jika file tujuh tuntutan massa Gerakan Pemuda Rafflesia (GPR) pada aksi 24 September 2019 lalu sudah dikirim ke DPR RI.

Namun, saat pengiriman file tuntutan sempat terjadi eror.

Bukti pengiriman file tuntutan massa GPR dari DPRD Provinsi ke DPR RI.

Demikian disampaikannya, saat menerima perwakilan massa GPR di Gedung DPRD Provinsi, Selasa (1/10/2019).

Kata Suharto, anggota DPR RI telah merespon seluruh tuntutan mahasiswa, dan telah di tindak lanjuti.

“Bukan berarti upaya DPRD terhenti di sini, kami akan menuntaskan seluruh keluhan yang disampaikan mahasiswa,” ungkap politisi Partai Gerindra ini.

Dia menyebut, walau sekretariat DPRD mengakui sempat terjadi kesalahan teknis, tetapi DPRD provinsi sudah menyelesaikan kesalahan yang terjadi.

Selain itu, anggota DPRD provinsi lainnya Badrun Hasani mengatakan, tidak perlu mempermasalahkan tanggal pengiriman (file tuntutan), yang terpenting substansi dari pengiriman tuntutan tersebut sudah dilakukan.

Setelah adanya tuntutan itu, sambung Badrun, DPRD sepakat langsung mengirimkan (file tuntutan) melalui sekretariat daerah, tapi ternyata eror dalam pengiriman tertanggal 24 September 2019.

Tetapi, sekarang hampir seluruh tuntutan mahasiswa terakomodir dan hanya beberapa yang belum.

“DPRD belum bisa menyatakan mengapa belum seluruh terakomodir, karena dari DPR RI lah yang belum bisa menjelaskan masalah ini,” sampainya.

Badrun berharap, mahasiswa bersabar dan yang terpenting ialah DPRD provinsi sudah menyambungkan suara rakyat ke pemerintah pusat. (CW4)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here