Tabur Bunga, Pemuda dan Mahasiswa Minta Presiden Jokowi Copot Kapolri dan Menkopolhukam

0
45

BengkuluKito.Com, – Gabungan pemuda dan mahasiswa Bengkulu meminta Presiden Joko Widodo mencopot Kapolri Tito Karnavian dan Menkopolhukam Wiranto.

Hal tersebut disampaikan saat digelar aksi damai tabur bunga dan menyalakan lilin mengenang dua mahasiswa Kendari Sulawesi Tenggara, Randi (21) dan Yusuf Kardawi (19) yang tewas pada aksi unjuk rasa di Gedung DPRD setempat.

Aksi damai menyalakan lilin dan tabur bunga untuk dua mahasiswa Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tewas akibat unjuk rasa di Gedung DPRD setempat.

Dikatakan Koordinator Aksi, Dodi Saputra, terkait dengan tuntutan tadi sudah dibacakan, lebih kurang ada empat tuntutan.

Pertama, meminta Presiden Jokowi dan Kapolri untuk meminta maaf langsung kepada keluarga korban yang meninggal dunia, dan juga meminta maaf kepada seluruh mahasiswa, jurnalis, dan pelajar yang jadi korban kekerasan aparat kepolisian saat mengamankan aksi.

“Kedua, meminta Presiden Joko Widodo untuk memecat Kapolri Tito Karnavian dan Menkopolhukam Wiranto,” ucap Dodi saat membacakan pernyataan sikap, Jum’at (27/9/2019) malam.

Ketiga, sambung Dodi, memecat aparat kepolisian yang terbukti melakukan tindakan kekerasan pada mahasiswa, pelajar dan jurnalis. Kemudian memecat polisi tersebut dari Kepolisian Republik Indonesia.

Keempat, meminta Presiden Joko Widodo untuk memecat Kapolda Sulawesi Tenggara karena gagal dalam mengamankan aksi mahasiswa.

Dirinya berharap, aksi damai pada malam hari ini menjadi titik balik motivasi dan semangat untuk pemuda dan mahasiswa tetap berjuang di jalan kebenaran, memperjuangkan hak-hak rakyat dan demokrasi di Indonesia. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here