Bekali Pemahaman Data dan Makna, BPS Provinsi Gelar Workshop Wartawan

0
203

BengkuluKito.Com, – Guna memberikan pembekalan memahami data dan maknanya, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu menggelar ‘Workshop Wartawan’ yang mengangkat tema ‘Menuju Indonesia Maju, Dengan SDM & Data IRIO Berkualitas’.

Penyerahan cinderamata dari Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Dyah Anugrah Kuswardani kepada Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zacky Antoni.

Kegiatan ini, juga dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional yang jatuh pada 26 September 2019.

Demikian disampaikan Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Dyah Anugrah Kuswardani usai membuka kegiatan workshop di Grage Hotel Bengkulu, Selasa (24/9/2019).

“Tujuannya (workshop) untuk memberikan pembekalan kepada teman-teman wartawan agar bisa lebih memahami makna yang terkandung di balik suatu data,” ucapnya.

Selama ini, kata Dyah, barang kali teman-teman (wartawan) hanya tahu data kemiskinan begini, data pengangguran begini, tetapi tidak mengetahui secara mendalam makna yang sesungguhnya itu bagaimana, membaca data yang benar itu seperti apa.

“Misalnya, mengaitkan pertumbuhan ekonomi dengan kemiskinan itu bagaimana sih, itulah yang ingin kita sampaikan pada workshop wartawan kali ini,” ungkapnya.

Dyah menuturkan, jadi (whorksop) ini bukan mempelajari secara teknis bagaimana menghitung dan sebagainya, tetapi adalah bagaimana membaca data itu dan memaknai dengan benar.

“Sebetulnya bukan agak salah ya (wartawan), tapi kadang-kadang kurang pas saja. Nggak salah, karena memang teman-teman kan nggak paham secara mendalam. Itulah makanya kita mengadakan workshop ini supaya memahami indikator ini sebetulnya menceritakan apa sih, cara baca yang benarnya itu gimana,” jelasnya.

“Supaya teman-teman itu jauh lebih memahami kedalaman maknanya dan tidak salah menginterpretasikan di dalam membuat berita, jadi begitu,” tambah Dyah.

Diceritakannya, kadang menjadi pertanyaan misalnya kenapa kemiskinan turun terus padahal kenyataannya tidak seperti itu.

“Itu datanya nggak salah dan teman-teman juga nggak salah. Tapi kalau tahu konsep sebetulnya itu seperti apa, kemudian cara ngukur nya itu kayak gimana, baru nanti teman-teman bisa tahu,” tandasnya.

Adapun beberapa materi di dalam workshop yakni pertama paparan sensus penduduk 2020, mobilitas penduduk dan tenaga kerja.

Kedua, paparan kemiskinan. Ketiga, paparan RADAR padi dan pengangguran. Keempat, paparan investasi, pertumbuhan ekonomi dan IRIO. Kelima, paparan terkait inflasi dan nilai tukar petani.

Diketahui, workshop wartawan ini digelar selama dua hari yakni dari tanggal 24-25 September 2019, yang dikuti oleh puluhan perwakilan media di Bengkulu, baik tv, cetak, radio, maupun online. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here