Penyidik Bersama BPN Siap Ukur Ulang 62,9 Hektar Lahan Pemkot Bengkulu

0
127

BengkuluKito.Com, – Penyidik Kejari bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bengkulu siap melakukan pengukuran ulang lahan milik Pemerintah kota (Pemkot) seluas 62,9 hektar.

Hal tersebut terkait dugaan adanya penjualan atau pelepasan lahan milik Pemkot oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Demikian disampaikan Kajari Bengkulu, Emilwan Ridwan, Jum’at (20/9/2019), di Kantor Kejari Kota Bengkulu.

Kata Emilwan, terkait pengukuran ulang lahan pihaknya sudah menjadwalkan nantinya bersama BPN, RT, RW, dan pihak kelurahan.

“Sudah. Kita menjadwalkan hari Selasa (24/9/2019) ya, dan kita sudah memanggil beberapa pihak terkait, RT, RW, dan pihak kelurahan nanti secara bersama-sama dengan tim BPN Kota Bengkulu dan tim penyidik akan mulai kegiatan pengukuran lahan dari titik nol,” terangnya.

Emilwan menyebut, sesuai dengan peta bidang yang dimiliki pihaknya akan mengukur ulang lahan seluas 62,9 hektar.

“Target kita sesuai dengan peta bidang yang kita peroleh tahun 1995, seluas 62,9 hektar. Jadi, kita pastikan jadwal sudah kita sampaikan kepada BPN dan pihak kelurahan. Nanti titik kumpul di Kejari Kota Bengkulu,” jelasnya.

“Ya, sesuai dengan peta bidang yang sudah kita peroleh tahun 1995, kita akan coba mencocokkan,” tambahnya.

Apakah dalam pengukuran ulang pihak Kejari akan membayar biaya seperti masyarakat umum? Emilwan menjawab, “Tidak dibebani. Kalau untuk kepentingan pemulihan aset atau dalam rangka penegakan hukum, tidak dibebani biaya apapun terhadap kegiatan pengukuran lahan,”

Kajari menerangkan, ada pengaturannya, sesuai dengan surat dari Kementerian ATR BPN, yang menyatakan bahwasanya untuk kegiatan pengukuran lahan dalam rangka mendapatkan peta bidang informasi tanah, tidak dibebani biaya terkait pengukuran lahan tersebut. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here