Optimalkan Pelayanan Perizinan, Pemkot Gelar Sosialisasi Terpadu Berbasis IT

0
55

BengkuluKito.Com, – Guna mengoptimalkan pelayanan perizinan, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu menggelar sosialisasi pelayanan perizinan terpadu berbasis Informasi Tekhnologi (IT).

Ratusan peserta yang hadir dalam acara sosialisasi pelayanan perizinan terpadu.

Adapun tema yang diusung yakni ‘Pemanfaatan Teknologi Informasi Sebagai Solusi Kemudahan Berusaha’, yang berlokasi di Hotel Madeline Kota Bengkulu, Kamis (19/9/2019).

Beberapa narasumber yang dihadirkan diantaranya, Kasi Pelaksana Balai PPW Bengkulu, Melky Rusera Saputra, DPM PTSP provinsi, Rahman dan Dinas PUPR Kota Bengkulu, Asep.

Disampaikan Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, ini merupakan tugas pemerintah untuk memberikan kejelasan hukum kepada masyarakat, melindungi, serta mensejahterahkan masyarakat.

Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi pelayanan perizinan terpadu.

“Semua pemerintah daerah di Indonesia saat ini sudah sepakat untuk mempermudah perizinan dan permodalan bagi para pelaku usaha,” ucapnya, sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas DPM-PTSP Toni Harisman, Kepala Bapenda Hadianto, dan Kepala Disperindag Dewi Rusli.

Dedy mengatakan, masyarakat jangan merasa takut lagi mengurus perizinan usaha di Kota Bengkulu.

“Pengusaha dan masyarakat Kota Bengkulu harus paham bahwa mengurus izin usaha saat ini sudah gampang dan tidak perlu lagi datang ke kantor, karena saat ini sudah bisa diurus secara online dengan aplikasi yang sudah di sediakan,” ujarnya.

Ditambahkannya, untuk mengakses jalur birokrasi dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi yang telah diperbaharui.

Untuk mengakses jalur birokrasi, sambung Dedy, dapat dilakukan dengan salah satu teknologi berbasis informasi tekhnologi yang dapat memudahkan para pelaku usaha yang ingin mengurus perizinan usaha.

“Selama semua persyaratan lengkap, maka tidak ada petugas yang tidak memberikan izin,” tambahnya.

Sementara itu, Kadis DPM-PTSP Toni Harisman mengharapkan agar pengusaha dapat menggunakan aplikasi berbasis IT sehingga memberikan kemudahan bagi pengusaha untuk mengurus surat perizinan usaha.

“Jika ada pengusaha yang belum mengerti dan memahami mengenai teknologi berbasis IT, maka kami siapkan dari DPM- PTSP beberapa sarana scaner, komputer dan kami siap untuk membantu masyarakat yang belum mengerti menggunakan teknologi berbasis IT,” jelasnya.

Toni menyebut, untuk saat ini masyarakat Kota Bengkulu yang ingin mengurus surat perizinan harus melengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan agar dengan cepat diproses oleh pihak DPM-PTSP.

Diketahui, peserta sosialisasi ini berjumlah lebih kurang 100 orang yang merupakan para pelaku usaha dan masyarakat Kota Bengkulu. (Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here