Teken MoU, Mahupala dan Mapasta Segera Gelar Pendidikan Jungle SAR Nasional

0
516

BengkuluKito.Com, – Guna memperlancar pelaksanaan Pendidikan Jungle SAR Nasional, Mahasiswa Hukum Pecinta Alam (Mahupala) Fakultas Hukum Universitas Bengkulu (Unib) bersama Mahasiswa Pecinta Alama IAIN Kabupaten Rejang Lebong meneken Memorandum Of Understanding (MoU).

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di Sekretariat Mahupala Fakultas Hukum Unib, dengan dihadiri masing-masing ketua umum, yakni Ketum Mahupala Sae Bagus Sujono dan Ketum Mapasta, Fevo Wahyu Anugerah, Sabtu (14/9/2019).

Adapun poin MoU tersebut sebagai berikut,

1. Menyelenggarakan, bekerjasama dan berkomitmen mensukseskan kegiatan Pendidikan Jungle SAR Jilid I Tahun 2019.

2. Apabila terjadi permasalahan, maka kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan.

Ketum Mahupala Sae Bagus Sujono mengatakan, MoU antara Mahupala dan Mapasta dibuat untuk program kerjasama kegiatan pendidikan jungle rescue tahun 2019.

Ketua Umum Mahupala Fakultas Hukum Unib, Sae Bagus Sujono.

“Tujuannya untuk menjadi media silaturahmi antara potensi SAR seluruh Indonesia, bekerjasama dengan Basarnas atau instansi terkait,” katanya, Selasa (17/9/2019) di Sekretariat Mahupala Unib.

Silaturahmi ini, sambung Sae, bukan hanya ajang kumpul tetapi juga saling berbagi pengalaman pola kegiatan potensi SAR dari tiap masing-masing delegasi provinsi.

“Intinya antar potensi SAR nantinya akan melengkapi kekurangan dari kinerja dan memaksimalkan dalam operasi pencarian dan pertolongan,” ungkapnya.

Sae menyebutkan, rencana pendidikan jungle rescue nasional ini ditargetkan maksimal 80 peserta yang berasal dari delegasi setiap provinsi di Indonesia.

“Pendidikan jungle rescue ini rencananya dilaksanakan pada tanggal 24 November sampai 2 Desember 2019, yang berlokasi di Desa Sentral Kecamatan Bermani Ulu Kawasan Hutan Lindung Bukit Daun Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu,” tutupnya. (JR)

Leave a Reply