Dinilai Tidak Transparan, Perekrutan TBUPP Kembali Dikritisi

0
55

BengkuluKito.Com, – Dinilai tidak transparan dalam perekrutan, Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara kembali dikritisi sejumlah pihak, Senin (9/9/2019).

Salah satunya dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Batu Bara yang digawangi Ketua BEM STMIK Royal Asahan, M Andi Swandana.

Disampaikan Andi, protes yang dilancarkan pihaknya bukan lagi terkait keberadaan TBUPP, melainkan soal ketidak transparan terhadap perekrutan anggota TBUPP.

“Apa pula TBUPP ini, orangnya saja kami seperti nggak boleh tau. Tapi anggarannya besar Rp. 1,3 miliar, perekrutan tak ada jelasnya,” kata Andi.

Selain itu, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Nibung Hangus Fadli Mahsan menyatakan perekrutan personil TBUPP terkesan barbau KKN.

“Pasalnya perekrutan tidak diawali dengan Fit and Proper Test (uji kelayakan),” ungkapnya.

Seharusnya, kata Fadli, perekrutan didahului dengan Panitia seleksi (Pansel) dan dipublikasikan ke khalayak luas minimal di ruang lingkup Kabupaten Batu Bara.

Sebelumnya, secara terpisah dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pokok Fikiran DPRD Batu Bara Komisi II yang dibacakan Citra Muliadi Bangun dari Fraksi PKS meminta agar Bupati Batu Bara segera memberhentikan Aldinz Rapolo Siregar dari jabatanya di TBUPP.

Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara Fraksi PKS, Citra Muliadi Bangun.

Hal tersebut dikarenakan, yang bersangkutan sudah menjabat sebagai Direktur Utama BUMD Kabupaten Batu Bara.

“Agar beliau tidak rangkap jabatan dan tetap fokus pada jabatannya di BUMD saja,” tandas Citra. (CW2)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here