Kasus OTT Oknum Kejati Bengkulu, KPK Panggil Tiga Tersangka

0
66

BengkuluKito.Com, – Menindaklanjuti pengembangan hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) oknum Kejati Bengkulu tahun 2017 lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dan menahan tiga tersangka lainnya, Senin (2/9/2019).

Ketiga orang tersebut yakni, PPK Irigasi dan Rawa II pada Satuan Kerja Pelaksana Jaringan Pemanfaatan Air (Sakter PJPA) BWS Sumatera VII Bengkulu Apip Kusnadi (AK), Kasatker PJPA BWS Sumatera VII Bengkulu M. Fauzi (MF), dan Edi Junaidi (EJ) selaku Kasatker Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Sumatera VII Bengkulu.

Ketiganya dipanggil terkait kasus suap pengumpulan data/bahan keterangan atas pelaksanaan proyek-proyek di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII di Provinsi Bengkulu pada Tahun Anggaran (TA) 2015 dan 2016.

“Hari ini dijadwalkan pemeriksaan terhadap tiga tersangka tindak pidana korupsi suap pengumpulan data atau bahan keterangan atas pelaksanaan proyek-proyek di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII di Provinsi Bengkulu pada tahun 2015/2016,” ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Ditambahkannya, tiga orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka pada 26 Desember 2018, namun ketiganya belum ditahan sampai saat ini.

“Tersangka Apip Kusnadi bersama-sama M. Fauzi dan Edi Junaidi diduga telah memberikan hadiah atau janji kepada Parlin Purba selaku Kasi Intel Kejati Bengkulu terkait dengan pengumpulan data/bahan keterangan atas pelaksanaan provek-proyek di BWS Sumatera VII Provinsi Bengkulu pada tahun anggaran 2015/2016,” paparnya.

Atas perbuatannya, mereka disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) Huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) Huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here