Sidang OTT Kepahiang, JPU Siapkan 18 Saksi

0
72

BengkuluKito.Com, – Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) siap menghadirkan 18 orang saksi pada sidang perkara dugaan Tindak pidana korupsi (Tipikor) hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu di Kabupaten Kepahiang.

Kasi Pidsus Kejari Kepahiang, Rusydi Sastrawan mengatakan, setelah dilimpahkannya hari Jum’at, dan tahap dua hari Kamis lalu, Senin itu penetapan sidangnya sudah keluar.

“Jadi Kamis besok kita sidang perdana yaitu pembacaan dakwaan untuk tersangka S dan tersangka CH,” ucapnya, Rabu (28/8/2019).

Untuk JPU yang disiapkan, sambung Rusydi, kalau di Sprint itu ada enam, tapi nanti menyesuaikan untuk yang hadir di pengadilan.

“Menyesuaikan saja, satu aja cukup, dua cukup,” katanya.

Rusydi menambahkan, kedua tersangka berkasnya di split atau dipisah menjadi dua berkas.

Terkait jumlah saksi yang dihadirkan? Rusydi menjawab, “nanti menyesuaikan, kalau di berkas itu ada 18 saksi atau sekitar 17 dan 18 saksi termasuk ahli,”

Dirinya menyebut optimis jika perkara tersebut akan terbukti di persidangan nantinya.

“Kalau sudah kita limpahkan tentunya pasti kita optimis itu akan terbukti di pengadilan. Sebagaimana kita ketahui, pada saat tertangkap tangan sudah jelas itu barang buktinya ada uang Rp. 30 juta,” ungkapnya.

Sama-sama diketahui, lanjut Rusydi, Rp. 30 juta itu dari alat bukti yang ada memang benar berasal dari Dana Desa (DD).

“Dimana dana desa ini kan merupakan uang negara. Kalau sudah terkait dengan uang negara, berdasarkan undang-undang itu lex specialis nya UU Tindak pidana korupsi (Tipikor). Itu yang membuat kita yakin dan percaya bahwa ini (perkara) akan terbukti,” terangnya.

Diterangkan Rusydi, pasal yang disangkakan terhadap kedua tersangka sama, yakni Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tipikor Junto 55 KUHP. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here