Soal Trawl, Nelayan Tradisional Tagih Janji Gubernur Bengkulu

0
92

BengkuluKito.Com, – Nelayan tradisional Pasar Malabero Bengkulu menagih janji Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah untuk segera menyelesaikan permasalahan pukat harimau atau Trawl yang ada di Provinsi Bengkulu.

Salah seorang nelayan asal Pantai Malabero, Candra, mengatakan jika surat edaran dari pak gubernur mengenai peralatan penangkapan ikan sampai dipajang untuk selalu mengingatkan janji Gubernur Bengkulu.

Surat edaran Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah yang masih disimpan nelayan Malabero di rumahnya.

“Sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan gubernur beberapa waktu lalu, mengenai alat tangkap ikan,” katanya, Selasa (27/8/2019).

Candara menambahkan, saat ini pukat harimau atau Trawl masih beroperasi sejak kejadian penembakan pada bulan Juni lalu.

Hal senada juga disampaikan nelayan tradisional Malabero lainnya, Si’i. Ia mengungkapkan, pihaknya akan turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan pukat harimau jika pemerintah tidak menyelesaikannya.

“Kalau memang sampai akhir bulan ini Trawl masih beroperasi dan tidak ada tindakan tegas dari pemerintah, maka kami akan turun untuk menyelesaikannya,” tegasnya.

“Kami hanya ingin undang-undang mengenai alat tangkap ikan dapat ditegakkan khususnya oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu,” tambahnya.

Si’i menuturkan, sebenarnya pihaknya juga bisa menggunakan kapal Trawl, tapi masih memikirkan nasib anak dan cucu kedepannya. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here