Sambut Tim Penilai Kota Sehat, Wawali Berkomitmen Pertahankan Swasti Saba Wistara

0
96

BengkuluKito.Com, – Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengungkapkan jika pihaknya berkomitmen penuh untuk mempertahankan predikat Kota Sehat Swasti Saba Wistara.

Hal tersebut disampaikannya saat menyambut tim verifikasi Kota Sehat tingkat nasional, di Balai Kota Bengkulu, Senin (26/8/2019).

Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi saat memberi kata sambutan di depan tim verifikasi kota sehat Kemenkes RI di Balai Kota Bengkulu.

“Pemerintah Kota Bengkulu beserta seluruh komponen masyarakat telah berkomitmen penuh untuk mempertahankan predikat sebagai Kota Sehat Swasti Saba Wistara dan juga dapat mempertahankan Kota Bengkulu Kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat untuk bekerja dan berkarya bagi warganya,” ucapnya.

Dedy menambahkan, dalam terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dan kegiatan yang terintegrasi, telah disepakati antara masyarakat dan pemerintah daerah.

“Tatanan tersebut adalah Pemukiman, sarana dan prasarana umum sehat, kawasan sarana lalu lintas dan pelayanan transportasi, kawasan industri & perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang sehat mandiri, serta kehidupan sosial yang sehat,” jelasnya.

Dikatakan Dedy, penghargaan Swasti Saba Wistara adalah penghargaan yang ketiga kali diraih Pemkot Bengkulu setelah Swasti Padapa pada tahun 2013, Swasti Saba Wiwerda tahun 2015, dan Swasti Saba Wiwerda tahun 2017.

“Karena itu kita semua harus bersama-sama mempertahankan Swasti Saba Wistara ini,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Kota Sehat 2019 Calvin Wattimena, menyampaikan program pemerintah ini bertujuan menggerakkan partisipasi masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah sehingga menghasilkan kehidupan masyarakat yang aman, nyaman, dan sehat.

Ia menerangkan, ditahun 2019 ini ada sekitar kurang lebih 20 provinsi yang di dalamnya terdapat 203 kabupaten yang mengirimkan dokumen untuk diverifikasi Pemerintah Pusat.

Untuk Provinsi Bengkulu ada 3 daerah yang mengirimkan dokumen, dan yang lolos hanya 2 yaitu Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Selatan untuk kembali dilakukan verifikasi lapangan.

Verifikasi lapangan ini, lanjut Calvin, artinya ada peluang untuk mendapatkan penghargaan. Ada standar-standar minimal sehingga suatu kota atau kabupaten itu mendapatkan penghargaan.

“Kami datang, kami akan melihat apa yang sudah ada di Kota Bengkulu. Itulah nanti yang akan menjadi pertimbangan kami,” tutupnya.

Diketahui, tim penilai kota sehat ini berasal dari Kementerian Kesehatan RI yang bertugas melakukan penilaian terhadap objek – objek tatanan kota sehat selama dua hari, yakni Senin 26 Agustus dan Selasa 27 Agustus 2019. (Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here