“Kami Mohon Tangkap Segera Kadis ESDM”

0
599
Branch Manager PT Bara Mega Quantum (BMQ), Eka Nurdiyanti Anwar.

BengkuluKito.Com, – Manajemen PT Bara Mega Quantum (BMQ) memohon kepada pihak kepolisian agar segera menangkap Kepala Dinas (Kadis) ESDM Provinsi Bengkulu, Ahyan Endu, lantaran memicu konflik tambang di Tabah Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah.

Hal tersebut disampaikan Branch Manager PT BMQ, Eka Nurdiyanti Anwar, Rabu (21/8/2019)

Saat pengamanan karyawan PT Bara Mega Quantum (BMQ) di lokasi tambang Tabah Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Kami mohon tangkap segera pak Kadis ESDM, dimana dia yang memicu konflik terjadinya di tambang tersebut. Bukan anak buah saya yang pada saat didatangi Polda itu sedang duduk-duduk, dan mereka tidak tahu-menahu mengapa Polda mau membawa mereka ke Polda Bengkulu,” ujarnya.

“Saya rasa ini untuk diklarifikasikan, tolong kepada pak Kapolda melalui Direskrimum cek SK 267 Tahun 2011 itu yang tidak pernah ada. Kenapa dijadikan pak Ahyan Endu sebagai patokan dia untuk menuliskan atau menyetujui RKAB dan KTT,” ungkap Eka.

Eka menyebut, surat Ombudsman itu jelas ditujukan kepada pihaknya, yaitu berdasarkan surat Ahyan kepada PT Bara Mega Quantum.

“Ketika menyampaikan SK 267 Tahun 2011 tidak ada kami lampirkan, beliau menyatakan kita menunggu surat dari Ombudsman. Oleh karena itu, kami mencabut surat kami di Ombudsman karena SK 267 tersebut sudah kami ketahui tidak ada,” terangnya.

Kata Eka, isi surat Ombudsman itu menyatakan bahwa merekomendasikan kepada ESDM untuk memberikan kembali perizinan kepada PT BMQ yang sebenarnya sesuai undang-undang dan ketentuan undang-undang, bukan kepada yang bukan pemilik.

“Untuk itu tangkap dengan segera, adili atau juga tolong diperiksa Kadis ESDM ini ada apa. Kenapa dia mengakui SK 267 Tahun 2011 yang tidak ada dan sudah pasti itu SK siluman,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kadis ESDM Provinsi Bengkulu Ahyan Endu menyatakan jika yang menerbitkan SK 267 tersebut adalah Pemda Bengkulu Tengah.

“SK 267 yang menerbitkan Pemda Bengkulu Tengah, kalo mau tanya tentu ke Pemda Benteng,” sampainya. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here