Kajari Sebut Pemeriksaan 4 Saksi Terkait Penjualan Aset Tanah dan Penerbitan HGB

0
126

BengkuluKito.Com, – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu, Emilwan Ridwan menyebut jika pemeriksaan empat saksi oleh pihak penyidik terkait penjualan aset tanah dan penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB).

“Masih keterangan tambahan terkait pelepasan penjualan aset tanah serta penerbitan HGB,” terangnya, Rabu (14/8/2019).

Emilwan menambahkan, tentu pihaknya masih memerlukan keterangan tambahan dari saksi lainnya untuk memperkuat alat bukti.

Sementara itu, salah satu saksi yang diperiksa yakni mantan Ketua RT 13 Kelurahan Bentiring, Farizal mengatakan jika dari total 62 hektar lahan Pemkot tersebut, lebih kurang 3-4 hektar untuk pembangunan rumah ASN.

Mantan Ketua RT 13 Kelurahan Bentiring, Farizal.

“Mungkin lebih kurang 3 atau 4 hektar,” ujarnya, saat berada di Kantor Kejari Bengkulu.

“Di situ kalau nggak salah perusahaannya tiga putera, nggak tahu siapa-siapa orangnya,” tambahnya.

Diketahui, empat saksi yang diperiksa hari ini yaitu, mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu tahun 2015, Zuliyati, mantan Asisten I Pemerintah Kota Bengkulu Syafran Junaedi, mantan staf bagian Pemerintah Kota Bengkulu Efendi Siregar, dan mantan Ketua RT 13 Kelurahan Bentiring Farizal. (JR)

Leave a Reply