Tahap Dua, Plt Kadis Kesehatan Benteng Dilimpahkan ke Kejati Bengkulu

0
272

BengkuluKito.Com, – Kepolisian daerah (Polda) Bengkulu akhirnya melimpahkan salah satu tersangka hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu, yakni Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Benteng, Mulia Wardana.

Penyerahan tersangka ini guna dilakukan tahap dua ke pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu.

“Hari ini Kejaksaan Tinggi Bengkulu menerima tahap dua dari Polda, yaitu atas nama tersangka Mulia Wardana. Jabatannya sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah,” ucap Asisten tindak pidana khusus (Aspidsus) Kejati Bengkulu, Henri Nainggolan di Kantor Kejati Bengkulu.

Aspidsus Kejati Bengkulu, Henri Nainggolan.

Kata Henri, kasus ini terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) tindak pidana korupsi pemungutan dana non fisik di Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah tahun 2018.

“(tersangka Mulia) bersama-sama dengan seperti yang kita ketahui, yang sudah disidangkan dan diputus 4 tahun penjara, yaitu saudara Fintor Gunanda,” terangnya, Selasa (13/8/2019).

Kesimpulan dari tahap dua tadi, sambung Henri, itu hal biasa dan normal. “Tahap dua diterima, habis itu kita limpahkan ke Kejari Bengkulu Utara. Lalu, tidak berapa lama lagi sekitar 2-3 Minggu langsung dilimpahkan ke pengadilan,” katanya.

Seperti yang sudah dibicarakan sebelumnya, lanjut Henri, bahwa semua sama kedudukannya di dalam hukum, yang mana saudara Fintor Gunanda ini pada saat penyerahan perkara pada pihaknya, itu ditahan.

“Jadi ini lanjutan dari pada atasannya. Si Fintor ini kan anak buahnya, sekarang ini atasannya. Kalo nggak kita tahan, Fintor bisa marah lah. Kok kami aja, dimana kebersamaannya? Sama-sama kok,” ucapnya.

Henri menambahkan, pasal yang disangkakan yaitu Pasal 12 huruf f Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Junto Pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman minimum 4 tahun penjara.

Sementara itu, saat digelandang keluar ruangan Pidsus menuju mobil tahanan Kejati Bengkulu, tersangka Mulia Wardana yang sudah mengenakan rompi orange memilih bungkam dari pertanyaan awak media, dan sesekali tampak mengusap matanya.

Tersangka Mulia Wardana saat digelandang menuju mobil tahanan Kejati Bengkulu.

Diketahui, barang bukti berupa uang saat dilakukan OTT sebanyak Rp. 117 juta. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here