Pilkada 2020, KPU: Peraturan Tentang Tahapan Program dan Jadwal Pilkada Belum Disahkan

0
72

BengkuluKito.Com, – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra, menyebut jika peraturan KPU tentang tahapan program dan jadwal Pilkada serentak yang direncanakan akan dilakukan tahun 2020, belum disahkan.

“KPU telah menyusun draft peraturan KPU dan sudah di konsultasikan ke DPR sebagai syarat sebelum disahkan. Sudah dilakukan rapat pleno dan uji publik,” kata Irwan, Jum’at (9/8/2019).

Sekarang, lanjut Irwan, dtaft tersebut diserahkan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk dilakukan penomoran dan pengagendaan dalam Lembar Negara.

“Tinggal menunggu proses itu. Jadi sebelum peraturan KPU itu disahkan, kita belum bisa memastikan tentang tahapan pemilihan tahun 2020,” ungkapnya.

Irwan menyebut, Undang-Undang hanya mengatur tentang tahun dan bulan pelaksanaannya yaitu September 2020. Namun, untuk hari atau dimulainya kapan dan apa saja tahapannya masih menunggu peraturan KPU.

Ditambahkannya, untuk Provinsi Bengkulu jika merujuk ke Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 akan melakukan pemilihan gubernur dan bupati di delapan kabupaten kecuali kota dan Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Kota baru dilakukan tahun 2018, maka nanti setelah pemilihan serentak 2024. Kabupaten Bengkulu Tengah dilakukan 2017, maka tidak diikutkan nanti di pemilihan serentak tahun 2020,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Irwan, untuk masa jabatan Kepala Daerah yang hanya 4 tahun, saat ini jika Undang-Undang tidak direvisi dan masih berpedoman pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, maka pemilihan serentak untuk tahun 2020 akan dilakukan tahun 2024.

“Maka untuk Kepala Daerah yang terpilih, baik gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota hasil pemilihan tahun 2020 akan menjabat sampai 2024. Itu berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota,” paparnya.

Kata Irwan, direncanakan tahun 2024 akan dilakukan pemilihan serentak di seluruh wilayah Indonesia. Kalau selama ini, pemilihan Kepala Daerah dilakukan tiga gelombang yakni 2015, 2017 dan 2018.

“Maka 2020 ini terakhir, setelah itu nanti akan dilakukan di tahun 2024 Pilkada serentak untuk seluruh wilyah Indonesia. Itu direncanakan jika Undang-Undang tersebut tidak di revisi, Pileg, Pilpres dan Pilkada di tahun 2024,” tutupnya. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here