Wawali Sebut Siap Beri Sanksi SPBU Nakal

0
13

BengkuluKito.Com, – Wakil Wali Kota, Bengkulu Dedy Wahyudi menyebut pihaknya siap untuk memberi sanksi kepada SPBU nakal, agar penyaluran BBM bisa terdistribusi dengan baik.

Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi saat mengikuti rapat tentang kelangkaan BBM di ruang rapat Gubernur Bengkulu.

“Beberapa hari terakhir telah terjadi kelangkaan dan alhamdullilah sudah ada solusinya. Kita berharap beberapa hari ke depan kembali normal karena koutanya ditambah,” jelas Dedy, saat menghadiri rapat tentang kelangkaan BBM, di ruang rapat gubernur, Selasa (6/8/19).

Diketahui, rapat ini langsung dipimpin oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Dalam kesempatan itu, Rohidin menyampaikan salah satu penyebab kelangkaan adalah berkurangnya kouta BBM secara nasional.

“Kita sudah berkoordinasi bersama BPH Migas untuk menambah kouta,” ujarnya.

Pihaknya juga akan memastikan penyaluran dari SPBU agar tidak terlambat, yang mana dapat mengakibatkan antrean panjang.

Ditempat yang sama, Komite Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas M. Lobo Balia mengatakan penambahan kouta untuk Kota Bengkulu sudah siap menjadi 112.000,9 KL pada 2019 ini.

Dia mengungkapkan, kelangkaan juga diakibatkan atittude masyarakat, termasuk petugas yang sering bertindak nakal. “Selain itu, kurangnya SPBU di daerah tertentu dan tidak merata penyebarannya,” sampainya.

M. Lobi berharap semua pihak bersinergi mengawasi penggunaan BBM. Operator yakni Pertamina, diharapkan memberikan sanksi untuk SPBU yang terbukti curang dan mengharuskan memakai CCTV dalam pengontrolan. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here