Ngaku Bisa Gandakan Uang, Pemuda Asal Curup Dibekuk

0
97

BengkuluKito.Com,- Seorang pria asal Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Dodo alias Dedek harus berurusan dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Gading Cempaka terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan.

Dodo alias Dedek dilaporkan karena menipu korban Anna Zurainah dengan modus mengaku bisa menggandakan uang.

Kapolsek Gading Cempaka, Kompol Rudi Marwah melalui Kanit Reskrim, Iptu Rabnus Supandri SSos mengatakan, pelaku memperdaya korban dengan mengaku bisa menggandakan uang dengan jampi-jampian dan asap dupa yang dikuasainya.

Selanjutnya, korban yang percaya pun langsung memberikan uang Rp 33 juta dan pelaku kemudian berpesan pada korban, agar uang tersebut harus disimpan dibawah kasur.

“Ya setelah dijampi-jampi, pelaku menyuruh korban menyimpan uang tersebut di bawah kasur dan akan berlipat ganda pada keesokan harinya,” Kata Rabnus, Kamis (1/8/2018).

Kemudian, pelaku yang sudah mengetahui dimana uang itu disimpan, langsung mengambil uang tersebut saat korban keluar rumah.

Korban yang baru menyadari sudah menjadi korban penipuan karena uang tersebut tidak berlipat ganda bahkan hilang tak tersisa selang beberapa hari.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kasus yang dialaminya ke Polsek Gading Cempaka Kota Bengkulu.

“Setelah kita menerima laporan dari korban ini, kita pun langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil membekuk pelaku di Kota Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu,” Jelas Rabnus.

Ditambahkan Rabnus, untuk korban dalam kasus ini memang baru satu yang melapor, namun terus dikembangkan pastinya, karena siapa tahu ada korban-korban lainnya yang sudah tertipu oleh pelaku ini.

“kalau yang melapor memang baru satu korban, tetapi tidak menutup kemungkinan jika ada korban lainnya pasti nanti akan lapor juga kekita, yang jelas kasus ini akan kita kembangkan terus dengan berkoordinasi dengan polsek lainnya,” bebernya.

Sementara itu, pelaku mengaku baru kali ini melakukan penipuan seperti modus tersebut dan mengaku hanya kepepet serta bingung untuk mencari biaya pengobatan sang mertua yang sedang terbaring sakit dirumah sakit.

“Kepepet Pak, untuk biaya berobat mertua yang sedang sakit. Sebenarnya saya tidak ada kemampuan bisa menggandakan uang. Kalau tidak kepepet tidak mungkin saya lakukan perbuatan seperti ini, Pak,” tutupnya.(RC )

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here