OTT, Tim Kejari Kepahiang Amankan Uang Rp. 30 Juta

0
787

BengkuluKito.Com, – Tim Kejaksaan negeri (Kejari) Kepahiang, Selasa (30/7/2019) siang menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua orang yang diduga melakukan tindakan pemerasan terhadap kepala desa.

Dua orang yang diamankan tersebut berasal dari salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Kepahiang.

Barang Bukti (BB) uang juga berhasil diamankan dari lokasi OTT sebanyak Rp. 30 juta.

Disampaikan Kepala Kejari Kepahiang, Lalu Syaifudin, sekira pukul 10.30 WIB di salah satu rumah makan di Pasar Kepahiang Kecamatan Kepahiang, Tim Kejari Kepahiang melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap SU (45) Ketua DPC Badan Peneliti Aset Negara (BPAN) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) dan Cas (40) Kadiv Advokasi dan Hukum BPAN LAI.

Keduanya ditangkap lantaran diduga memaksa, mengintimidasi beberapa kepala desa untuk menyerahkan sejumlah uang dari Dana Desa (DD).

“Pada saat tertangkap tangan oleh Tim Kejari Kepahiang, ditemukan uang berjumlah Rp. 30 juta di dalam tas milik Cas yang diduga dari empat kepala desa yaitu Ai (42), Hh (50), Aa (55), dan Hz (42),” terang Lalu Syaifudin.

Selanjutnya, sambung Lalu S, Tim Kejari Kepahiang membawa Su, Cas, Ai, Hh, Aa, dan Hz, serta mobil dinas KPDT yang digunakan oleh Su dan Cas ke Kantor Kejari Kepahiang untuk dilakukan pemeriksaan.

“Sekira pukul 11.30 WIB, Tim Kejari Kepahiang melakukan penyegelan Kantor DPC BPAN LAI yang terletak di Kelurahan Dusun Kepahiang Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang, sekaligus membawa Re (55) Sekretaris DPC BPAN LAI untuk dimintai keterangan,” jelasnya.(JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here