Yayasan PUPA: Hak Dasar Anak Mendapatkan Pendidikan!

0
199

BengkuluKito.Com, – Yayasan Pusat Pendidikan Untuk Perempuan dan Anak (PUPA) Bengkulu ikut merespon terkait sengketa lahan yang terjadi di SDN 62 Kota Bengkulu hingga berakibat ratusan siswa-siswi belajar di jalan, Selasa (23/7/2019) kemarin.

Disampaikan Koordinator Program Yayasan PUPA Bengkulu, Grasia Renata Lingga, salah satu hak dasar anak adalah mendapatkan pendidikan yang layak.

“Kewajiban pemerintah di dalam Undang-Undang Pendidikan menyatakan pendidikan dasar sembilan tahun adalah tanggung jawab negara,” terangnya, Rabu (24/7/2019).

Pemerintah Kota Bengkulu, kata Grasia, dalam hal ini paling bertanggungjawab untuk kejelasan persoalan lahan tersebut, dan pemerintah kota harus secepatnya mengambil langkah tegas dalam penyelesaian hukumnya.

Untuk itu, sambungnya, dinas pendidikan dan sekolah bisa meliburkan anak SDN 62 dari aktivitas belajar atau menumpang belajar di sekolah terdekat sampai ada kejelasan penyelesaiannya.

“Ini berdampak buruk pada anak-anak. Anak merasa tidak aman dan nyaman serta merasa bingung belum memahami persoalan yang terjadi,” tutupnya.

Diketahui, solusi yang dipakai pihak Pemerintah Kota Bengkulu saat ini guna memastikan siswa-siswi SDN 62 tetap bisa melaksanakan aktifitas belajar yakni dengan memindahkan ke sekolah terdekat, dan hal tersebut sudah dilasanakan. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here