Polisi Terus Selidiki Kasus Kecelakaan Pekerja PLTU Batu Bara Teluk Sepang

0
86

BengkuluKito.Com, – Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus kecelakaan kerja di PLTU batu bara Teluk Sepang beberapa waktu lalu yang menyebabkan salah satu karyawannya, Hasta Andika meninggal dunia.

Kapolsek Kampung Melayu, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Khoirul Akbar saat dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini kejadian tersebut sudah naik ketahap penyidikan dan sudah memeriksa beberapa orang saksi.

“Kita saat ini masih melakukan penyidikan siapa yang harus bertanggung jawab atas kejadian itu, dengan cara memeriksa saksi yang ada di lokasi waktu kejadian dan itu memerlukan waktu,” kata Khoirul Akbar, Jum’at (12/7/2019).

Dijelaskannya, sekarang ini anggota Polsek Kampung Melayu masih mengumpulkan bukti tambahan lainnya dari lokasi kejadian dan juga menunggu hasil dari Tim Inafis Polres Bengkulu, terkait olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

”Untuk nama siapa saja yang sudah kita periksa belum bisa disampaikan, yang jelas kasus ini akan terus dikembangkan hingga ada tersangkanya. Karena, akibat kejadian itu membuat seorang karyawan meninggal dunia,” terangnya.

Selain itu, kata Khoirul, pihak penyidik juga memeriksa SOP di PLTU tersebut dan mencari tahu seperti apa SOP ketika ingin menghidupkan mesin itu. Karena kejadian seperti ini pasti ada kelalaiannya.

”Semua kita dalami, termasuk SOP pengoperasian mesin itu dan jika nanti sudah ada tersangkanya pasti akan kita umumkan,” tutupnya.

Untuk diketahui, kejadian kecelakaan kerja di PLTU batu bara Teluk Sepang Pulau Baai ini terjadi pada Selasa (9/7/2019), sekitar pukul 08.05 WIB. (RC) 

Leave a Reply