Rohidin Minta Proses Pembebasan Lahan Jalan Tol Segera Dilakukan

0
65

BengkuluKito.Com, – Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah meminta proses pembebasan lahan jalan tol terhadap lahan warga yang berdampak pembangunan untuk segara dilakukan.

Dalam proses pembebasan nantinya, lahan yang diganti harus sesuai dengan ganti untung atau disesuaikan dengan harga pasar.

Hal itu dilakukan, agar tidak ada warga yang merasa dirugikan dalam pembangunan jalan tol tahap pertama, Betungan Kota Bengkulu – Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menuturkan sekarang tinggal proses ganti untung untuk lahan warga yang berdampak pembangunan sesuai dengan harga pasar.

Sebelum dilakukan pembayaran ganti untung, kata Rohidin,  maka penilaian tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) harus dilakukan terlebih dahulu.

Baik itu dengan melakukan proses pengukuran lahan, hingga penilaian lahan.

“Saya kira tahapannya tinggal ditindaklanjuti saja dan kesepakatan harus dilakukan musyawarah secara bersama. Sehingga bisa ditemukan keputusan terbaik, dalam proses ganti untung yang diterima oleh masyarakat,” jelasnya, Kamis (11/7/2019).

Disamping itu, Rohidin meminta proses ganti untung tersebut juga harus dilakukan secara cepat.

Mengingat, target peletakan batu pertama akan dilakukan pada awal Agustus mendatang.

Gubernur menambahkan, dirinya juga meminta agar masyarakat tidak mementingkan egonya secara sepihak. Mengingat, lahan yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan tol, guna mempercepat pertumbuhan ekonomi Bengkulu.

“Awal Agustus, peletakan batu pertama sudah kita lakukan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bengkulu, Danu Ismadi menerangkan, pihaknya saat ini sudah mendapatkan surat penetapan lokasi (Penlok) yang dikirimkan oleh Kementerian PUPR.

Pihaknya berkomitmen, akan segara menindaklanjuti proses pembebasan lahan sesuai dengan Penlok yang sudah diserahkan ke BPN.

“Ya sekarang sedang kita bahas. Saya masih rapat dengan pak menteri dulu,” singkat Danu.

Diketahui, pembangunan tol pertama di Bengkulu diawali dari trase Taba Penanjung-Bengkulu sepanjang 17,6 km.

Simpang Betungan Kota Bengkulu ke Taba Penanjung Kabupaten Benteng membutuhkan luas tanah sekitar 270,98 hektar. Melalui 1 kota dan 1 kabupaten, 5 kecamatan dan 6 desa 1 kelurahan.

Wilayah yang akan dilewati pembangunan jalan tol, yaitu Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, dan selebihnya kecamatan yang berada di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).

Diantaranya, Kecamatan Talang Empat dengan desa yang dilalui yaitu Air Sebakul, Padang Ulak Tanjung, dan Jumat.

Kemudian, Kecamatan Karang Tinggi dengan desa yang dilalui yaitu Desa Penanding. Kecamatan Taba Penanjung yaitu Desa Sukarami, dan Kecamatan Semidang Lagan yaitu Desa Lagan. (RC) 

Leave a Reply