Dishub Kota: 40 Persen Angkot Tak Layak Akan Ditertibkan

0
41

BengkuluKito.Com,- Terkait ada sekitar 40 persen angkot di Kota Bengkulu tak layak beroperasi, Dinas Perhubungan Kota Bengkulu berencana menggelar razia angkot 5 warna di sejumlah titik seperti di pasar-pasar, Jalan Soeprapto dan beberapa titik lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Bardin, Senin (8/7/2019), mengatakan berdasarkan pengamatan pihaknya, ada sekitar 40 persen dari jumlah angkot di Kota Bengkulu ini yang tak layak pakai, tetapi masih tetap beroperasi.

“Dalam waktu dekat ini akan kita tertibkan,” ucapnya.

Ditambahkan Bardin, untuk jumlah angkot se-Kota Bengkulu mencapai 1.175 unit dan sekitar 470 unit sudah tak layak jalan.

Hal ini, sambung Bardin, akan berpengaruh terhadap keselamatan para penumpang. Sebab, usia rata-rata layak jalan angkot tersebut maksimal 12 tahun saja.

“Usia 12 tahun sebenarnya sudah tak layak jalan lagi, apalagi kalau lebih dari itu, karena setiap kendaraan itu ada batas layak pakainya terlebih lagi untuk angkutan umum,” ungkapnya.

Dalam razia nantinya, kata Bardin, selain melihat kelengkapan surat, pihaknya juga melakukan pengecekan onderdil dan perangkat mesin angkot agar bisa mengetahui seperti apa kondisi angkot tersebut.

“Nanti kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dari sisi kelengkapan surat-surat. Kalau terbukti tak layak pakai, maka kendaraan itu langsung diamankan dan pengendara akan ditilang,” tegasnya.

Selain masalah usia layak pakai, setiap kendaraan terkhusus angkutan umum yang memiliki mobilitas tinggi wajib dilakukan uji kelayakan melalui UPTD KIR minimal 2-3 kali dalam setahun.

Karena, terang Bardin, di dalam pengujian KIR seluruh perangkat mesin akan dicek, mulai dari rem, lampu, kondisi mesin, roda, stir dan lainnya.

Selain itu, lanjut Bardin, dengan melaksanakan uji KIR juga dikenakan retribusi yang menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kota Bengkulu.

“Sejauh ini pengujian KIR lolos begitu saja,” tutupnya.

Diketahui, dalam pelaksanaan razia nanti, tak hanya menertibkan angkot saja, tetapi juga truk bertonase tinggi yang masuk kota dan akan ditindak sesuai aturan berlaku. (RC) 

Leave a Reply