Akibat Banjir Benteng, Jembatan Hanyut

0
53

BengkuluKito.Com,- Akibat Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah, satu jembatan yang menjadi penghubung menuju desa hanyut akibat meluapnya sungai lagan tersebut.

Pantauan BengkuluKito.Com, Kamis (16/5/2019), kurang lebih 50 Kepala Keluarga (KK) di Desa Padang Ulak Tanjung (PUT) Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) menjadi terisolir.

Kata Kepala Desa PUT, Tamsil, hanyutnya jembatan ini sekitar jam 9 malam kemarin, karena memang curah hujan cukup deras mengakibatkan debit air yang meningkat.

Akibatnya, lanjut Tamsil, warga yang ingin keluar masuk desa harus mutar menuju jalan Betungan Kota Bengkulu yang berjarak sekitaran 6 kilometer dari desa itu.

“Saat ini kita harus memutar lewat air kemuning tembus ke Betungan dengan jarak tempuh yang cukup jauh,” keluhnya.

Dijelaskan Tamsil, jembatan ini sebelumnya sudah disurvei BPBD Benteng untuk dibangun dan namun menurut mereka rusaknya jembatan tersebut bukan faktor bencana namun karena faktor usia.

“Sekarang sudah terbukti dengan meluapnya sungai jembatan ini langsung hanyut,” tutupnya.

Menyikapi hal tersebut, Tokoh masyarakat Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring berharap Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) untuk segera turun tangan mengatasi hal tersebut.

“Ya sebaiknya, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah untuk segera bertindak dalam mengatasi masalah seperti ini, karena masyarakat setempat sangat tergantung pada jembatan tersebut yang merupakan jalan perlintasan penghubung menuju desa,” tandas Usin yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi terpilih.

Diketahui hanyutnya jembatan ini, selain karena intensitas hujan juga disebabkan struktur kontruksi yang sudah termakan usia dan dibangun sekitar tahun 1980an oleh PTPN-7 (RC)

Leave a Reply