Sambut Ramadhan, Warga Lebong Tandai ziarahi Makam Pahlawan Kemerdekaan

0
46

Agustam Rachman *

Sejak pagi beberapa warga desa Lebong Tandai kecamatan Napal Putih kabupaten Bengkulu Utara propinsi Bengkulu yang dipimpin oleh irawan sudah mempersiapkan perlengkapan seperti cangkul, linggis, sabit dan parang . Hari ini (Sabtu, 4 Mei 2019) mereka bukan bersiap untuk berangkat menambang emas sebagai mana pekerjaan mereka sehari-hari.

Ya,
Desa yang jauh dari akses transportasi modern itu dimana untuk menuju kesana dari Desa Napal Putih harus menempuh 6 jam perjalanan menggunakan kereta lori yg berjalan pelan diatas rel bekas peninggalan zaman Belanda

 

Ternyata menyimpan sejarah perjuangan kemerdekaan yang penting.
Kurun waktu ’47 sampai ’49 ketika agresi Belanda pernah terjadi perang mempertahankan kemerdekaan.

Belanda yang terkenal serakah, bermaksud menguasai kembali tambang emas terbesar di Asia itu sejak Belanda bertekuk lutut pada Jepang 8 Maret 1942.

Para pejuang republik diantara Kopral Katsan dan 6 rekannya sesama pejuang harus gugur dalam usaha mempertahankan Lebong Tandai.

Salah satu Makam Pahlawan yang saat ini berada di Lebong Tandai

Mereka semua dimakamkan secara sederhana didesa Lebong Tandai.

Syukurlah warga Lebong Tandai tidak melupakan jasa-jasa mereka. Tiap awal puasa atau saat peringatan hari pahlawan warga beramai-ramai membersihkan makam dan berdoa bersama.

Warga Lebong Tandai pantas berbangga hati karena dari desa mereka banyak pahlawan bangsa yang rela bertaruh nyawa walau dengan senjata seadanya melawan tentara Belanda yang menggunakan senjata lengkap dan canggih.

Lebong Tandai yang banyak berjasa dalam membiayai prajurit AK Gani dalam perang melawan penjajah Belanda. Masih seperti dulu, masih terisolir dan jauh dari sentuhan pembangunan.

Namun warga tak pernah putus asa,mereka masih seperti dulu, tetap sederhana, tetap bekerja keras,tetap kompak bersatu sebagai mana amanah terakhir Kopral Katsan sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

* Penulis adalah pemerhati dan pencinta sejarah

Leave a Reply