Pengurus DPD HIPO Bengkulu Dilantik, Usin : UKM akan kita Bantu Digitalisasi Produknya

0
610

BengkuluKito.Com,- Salah satu pendongkrak ekonomi suatu wilayah dipengaruhi dengan munculnya pelaku-pelaku usaha, semakin banyak muncul pelaku usaha yang membawa usaha baru maka range persentase perekonomian daerah ikut meningkat.

Salah satu penggagas organisasi Himpunan Pengusaha Online (HIPO) Internasional yang dikenal sebagai Pengacara di Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH menyampaikan bahwa kehadiran HIPO untuk mengangkat produk-produk UKM di Kota Bengkulu dan Propinsi Bengkulu agar bersaing dengan produk luar negeri.

“HIPO hadir untuk mengangkat derajat UKM se Indonesia, khususnya di Propinsi Bengkulu bisa bersaing di pasar atau market online nasional hingga internasional” ujar Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH yang juga calon legislatif DPRD Propinsi no urut 1 dari Partai HANURA dapil Kota Bengkulu.

Gubernur Propinsi Bengkulu bersama Usin Abdisyah Putra sembiring saat tiba di Lokasi acara.

Disisi lain, Rohidin Mersyah dalam sambutannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus DPD Himpunan Pengusaha Online (HIPO) mengatakan bahwa di beberapa negara, seperti Amerika, Korea, dan Singapura, negera-negera ini memiliki persentase pengusaha diatas rata-rata 5 persen dari total penduduk.

Sementara untuk Indonesia sendiri masih di angka 3 persen dan Bengkulu masih dibawah rata-rata nasional, sehingga hal ini juga berpengaruh pada pergerakan perekonomian.

“Sebenarnya ini menjadi tantangan bagi kita untuk lebih semangat lagi menumbuhkan pelaku-pelaku usaha di Bengkulu, agar ekonomi daerah kita bisa bergerak menjadi lebih cepat,” ajak Rohidin Mersyah, di GOR Sawah Lebar Bengkulu, Minggu (7/4/2019).

Dalam hal ini juga, Rohidin Mersyah mengajak agar masyarakat memiliki antusiasme yang tinggi terhadap dunia usaha, ditambah lagi dewasa ini pekembangan dunia digitalisasi begitu cakap menjangkau jaringannya diseluruh elemen.

“Pengusaha online pertumbuhannya besar sekali sekarang, ada sebuah media yang melansir berita salah satu perusahaan online yang 24 jam transaksinya mencapai Rp 7 triliun,” sambungnya.

Sementara itu, CEO HIPO Internasional, Andi Junaedi Nyompa, berharap masyarakat Bengkulu ikut berpartisipasi dalam bidang usaha tanpa perlu memikirkan modal.

“Jika ada putera-puteri Bengkulu yang memiliki bakat tapi tidak memiliki modal, kami akan bangunkan perusahaan hingga bisa buka Se-Indonesia,” pungkasnya. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here