Kembali Lagi, Kapal Nelayan Tradisonal Dibakar

0
22

BengkuluKito.Com,- Nelayan Pulau Baai melakukan aksi pembakaran kepada kapal nelayan tradisional Malabero di daerah Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu.

“Yang bakar adalah nelayan yang diduga dari Nelayan Pulau Baii,” kata kasubdit Patroli air AKBP Hadi Joko Susilo di Bengkulu, Jum’at (5/4/2019).

Sejauh ini pihaknya masih belum dapat memastikan apakah pembakaran ini lanjutan dari aksi pembakaran nelayan tradisional beberapa waktu lalu atau tidak.

Lebih lanjut, dijelaskan Joko Susilo, kejadian tersebut diawali dengan kasus penembakan yang dilakukan oleh nelayan pasar palik Teluk Sepang terhadap nelayan Malabero.

Setelah ada aksi penembakan, sambung Joko Susilo, kemudian disusul dengan aksi balasan oleh Nelayan yang diduga Trawl dari pulau Baai melakukan aksi konvoi ke laut dan melakukan razia.

Setelah mendapatkan dua kapal nelayan, mereka langsung melakukan pengadangan kapal nelayan tradisional, nelayannya diamankan kapalnya dibakar.

Ada dua kapal nelayan tradisional Malabero yang dibakar, satu tenggelam dan satu lagi telah berhasil diamankan oleh polisi air.

Untuk jumlah nelayan tradisional yang diamanankan oleh nelayan Pulau Baai ada sekitar 21 orang.

“21 orang tersebut sekarang sedang diambil keterangannya di Polda Bengkulu untuk dilakukan introgasi,”ungkapnya.

Terkait menyebutkan jika melakukan penembakan sejauh ini belum terindentivikasi masih dalam lidik termasuk yang melakukan pembakaran.

Diketahui kapal yang digunakan saat mengadang kapal nelayan tradisional ada sekitar delapan hingga sepuluh kapal. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here