Pelaku Pembunuhan Pelajar di STQ Berhasil Dibekuk

0
1483

BengkuluKito.Com, – Kurang dari dua jam, dua pelaku pembunuhan terhadap RK (19) pelajar asal Air Sebakul Kota Bengkulu akhirnya berhasil diringkus Tim Opsnal Kepolisian Resort (Polres) Kota Bengkulu.

Kedua pelaku berinisial, F (18) dan R (20) yang berhasil ditangkap di Kawasan Timur Indah Kota Bengkulu, Senin malam (8/4/2019).

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Indramawan Kusuma Trisna mengatakan penangkapan dilakukan setelah tim melakukan penyelidikan pasca adanya dugaan pembunuhan yang terjadi di STQ.

Diakuinya, kedua pelaku ditangkap disalah satu rumah di kawasan Timur Indah Kota Bengkulu.

“Untuk salah satu pelaku yaitu R, kita bawa ke Dokkes karena mengalami luka tusuk, karena sebelumnya diduga pelaku ini berkelahi dengan korban yang meninggal itu. Sementara untuk pasal kita kenakan 338 KUHP,” ujarnya.

Disisi lain, pengakuan pelaku F, kejadian tersebut bermula saat dia bersama R bermain hamox. Setelah beberapa lama R mengajak pulang, tetapi F menolak karena ingin berkeliling terlebih dahulu.

“Saat berkeliling diseputaran kawasan STQ, saya bertemu dengan beberapa anak yang diduga ngelem. Terus aku bilang sama anak-anak itu, dek masih kecil ngelem-ngelem, dia ketawa aja,” ungkapnya.

Kemudian, sambung F, dirinya bertemu dengan korban yang datang dari bundaran taman STQ. “R bilang katanya dicari D, terus aku jawab D mana? aku tidak tau D mana. Dia bilang ini D yang selama ini kamu cari, aku jawab kapan aku cari D, katanya yang mukul kawan aku,” cerita F.

Selanjutnya, F langsung pergi lagi karena merasa takut lantaran korban bersama teman-temannya. Tidak jauh dari lokasi, lanjut F, ada yang menawari dirinya minum dan dia tolak. Kemudian kembali ketempat awal bersama dengan R main hamox. Setelah bermain, kemudian F bersama R pergi dari tempat hamox.

“Tiba-tiba rombongan tadi datang pokoknya rame, terus D ngajak berantem dan aku dicekik. Aku tidak terima, terus aku tampar. Korban langsung mengeluarkan pisau dan ditangkap R, kemudian R dipukul sama rombongan itu (tiga orang), aku lari dikejar sama tiga orang kawan mereka,” akunya.

Setelah selesai itu, kata F, mereka bermaafan (damai) dan rombongan itu pergi. Tiba-tiba korban datang lagi langsung mengeluarkan pisau pada R dan dia kena tujah di pinggulnya, sudah itu dicabut sama R dan langsung dibalas. Sedangkan rombongan yang lain lari semua,” paparnya.

Saat ditanya berapa kali jumlah tusukan yang dialami korban? F menjawab tidak ingat dan tidak mengetahui. Namun dia mengakui ikut menusuk korban.

“Kalau R tidak tau, aku juga nusuk dua kali bagian belakang sama dekat dada. Sebenarnya aku juga ada ribut sama korban di media sosial tapi sudah dilerai sama R, aku ngomentari foto korban di facebook memegang pistol,” tutupnya. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here