KPU Kota Belum Tindak Lanjuti 8 Orang Pasien RSJKO Milki Hak suara

0
36

BengkuluKito.Com,- Terkait sebelumnya KPU RI memutuskan orang dengan gangguan jiwa berhak menentukan pilihannya dalam Pemilu serentak 17 April 2019 nanti, tercatat ada delapan pasien RSJKO di Kota Bengkulu memiliki hak suara dalam pesta demokrasi besok.

Dikatakan Bagian Humas RSJKO Bengkulu, Sainuri S.H, Kamis (4/4/2019) sampai saat ini Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Soeprapto Provinsi Bengkulu belum mendapat tanggapan lebih lanjut dari pihak KPU Kota Bengkulu.

“Sejauh ini data sudah kami sampaikan, ada delapan orang pasien RSJKO Bengkulu yang bisa melakukan penentuan suara,”ucapnya.

Akan tetapi, lanjut Sainuri, hingga saat ini respon balik dari KPU belum ada, apa kami adakan TPS sendiri ? tanya Sainuri, atau dilakukan pemeriksaan ulang dan apa memang orang ini nanti dititipkan atau petugas datang kesini.

Sebelumnya, pada bulan November 2018 pihak RSJKO Soeprapto Provinsi Bengkulu menerima surat dari KPU Kota Bengkulu tentang hak pilih ODGJ.

Sehingga pihak RSJKO Soeprapto Provinsi Bengkulu mengajukan delapan pasien RSJKO berdasarkan pertimbangan dari Dokter Psikiater masing-masing.

“Kami sampaikan yang bisa mengajukan hak pilihnya wkatu itu delapan orang dan orang-orang ini rekomendasi dari dokter psikiaternya,” ungkapnya.

Namun, delapan orang pasien RSJKO ini masih belum bisa dipastikan untuk benar-benar melakukan pemilihan atau tidak.

Karena, lanjut Sainuri, pemeriksaan terakhir pada bulan November lalu dan untuk hari-H sendiri belum bisa ditentukan.

Kedepannya, pihak RSJKO Soeprapto tetap berharap KPU Kota Bengkulu memberikan respon dan ditambah lagi pemilihan umum serentak hanya tinggal menunggu hari saja.

“Setidaknya KPU Kota datang untuk memastikan bagaimana orang delapan ini dapat memilih atau tidak serta teknisnya bagaimana, apakah orang ini terdaftar di DPT atau bagaimana,” pungkasnya. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here