Tidak Serahkan LADK, KPU Prov Coret Tiga Parpol

0
61

BengkuluKito.Com,- Lantaran tidak menyerahkan laporan awal dana kampanye (LADK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu mencoret tiga partai politik (parpol) sebagai peserta Pemilu 2019.

Pantuan BengkuluKito.Com, Kamis (28/3/2019) ketiga parpol tersebut yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Garuda.

Kata Komisioner KPU Provinsi Bengkulu, Eko Sugianto SP MSi mengatakan, tiga parpol yang dicoret ini lantaran tidak menyerahkan laporan awal dana kampanye (LADK).

”Karena tidak menyerahkan maka tiga parpol ini kita coret,”ucap Eko.

Tiga parpol yang tidak menyerahkan LADK tersebut, lanjut Eko, masing-masing PSI Kepahiang, PBB Mukomuko dan Kepahiang serta Partai Garuda di Lebong, Mukomuko dan Bengkulu Tengah.

“Atas pencoretan itu, maka parpol tersebut tidak sah suaranya di kabupaten yang dicoret, jadi suaranya tidak sah kalau ada yang memilih parpol tersebut,”ungkap Eko.

Lebih lanjut Eko menerangkan, dari parpol yang dicoret tersebut, rata-rata di kabupaten tidak ada calon legislatif (caleg)-nya, sehingga pengurus parpol tersebut tidak menyerahkan LADK dan jika parpol tersebut mau menyerahkan LADK, maka suaranya parpolnya akan tetap sah jika ada yang memilihnya.

“Harusnya diserahkan saja, sehingga tidak dicoret walaupun tidak ada calegnya,” kritiknya.

Selain itu, meski dicoret, 3 parpol di wilayah lain yang ada calegnya dan menyerahkan LADK, maka tetap menjadi peserta pemilu. Bagitupun caleg yang mencalonkan ke DPRD Provinsi juga tetap sah untuk melanjutkan pencalegannya.

“Jadi, kalau ada PBB dapat suara di Mukomuko maka untuk perolehaan suara caleg DPRD Provinsi tetap sah,” terangnya.

Selain itu, untuk semua parpol yang tidak masuk dalam daftar pencoretan diminta untuk tetap fokus dalam masa kampanye karena mengingat masa kampanye tinggal sebentar lagi.

“Silakan berkampanye, sosialisasikan program yang tepat, sehingga bisa memperoleh suara dalam Pemilu,” tutup Eko. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here