Merintih Kesakitan, Pengidap Tumor Hati Butuh Perhatian Pemerintah

0
164

BengkuluKito.Com,- Merintih kesakitan dan terbaring lemah diatas kasur selama tiga bulan terakhir, Rusli Sulaiman (30), pengidap tumor hati membutuhkan perhatian pihak Pemerintah Bengkulu untuk biaya pengobatannya.

Ketika ditemui oleh BengkuluKito.Com Kamis (28/3/2019) tempat tinggalnya beralamat jalan Jitra, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, keluarga Rusli menangis mengadu kepedihan kekurangan ekonomi yang dialami selama ini.

“Sudah setahun, tapi awalnya kan masih kecil, pas tiga bulan terakhir membesar dan makin sakit, pegal, kalau jalan tidak bisa lama,” keluh Rusli.

Sebelumnya Rusli sudah beberapa kali keluar rumah sakit selama satu tahun dan sekitar 3 bulan terkahir, terjadi pembekakan yang signifikan di bagian perutnya yang diduga tumor hati.

“Kita sudah bawa ke RSMY dan Rumah Sakit Bhayangkara tapi baru 6 hari sudah disuruh pulang,”keluhnya.

Selain itu saat diagnosa awalnya cuma benjolan biasa akan tetapi lama-lama sakit.

Sementara itu, Orang Tuanya, Yarni (58) mengatakan untuk keluar masuk rumah sakit sudah sering sekali bahkan keluarganya pernah disuruh pulang karena tidak ada ruangan yang kosong.

“Kita tidak tahu alasan pastinya apa, ya, mungkin saja karena kita berobat gratis, BPJS kelas 3,” keluhnya.

Disisi lain, Istri Rusli, Siska (29) yang baru tiba dari Bengkulu Utara hanya bisa menangis sembari mengelus tubuh ringkih Rusli.

Di Bengkulu Utara Siska bekerja dirumah makan untuk membantu biaya ekonomi keluarganya.

“Kita semakin drop ketika pihak rumah sakit mengatakan penyakit kakaknya (Rusli) sudah stadium akhir,” singkat adik kandung Rusli sambil menangis tak kuasa melihat keadaan kakaknya.

Untuk itu, pihak keluarga sangat berharap adanya bantuan dari Pemerintah maupun dermawan untuk peduli atas penyakit yang diderita Rusli. (EZ).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here