Pembunuh Istri Terancam Hukuman Mati dari JPU

0
115

BengkuluKito.Com, Tentunya masyarakat masih ingat dengan kejadian pembunuhan sadis yang dilakukan oleh suami terhadap istrinya dengan menggorok leher dan membelah perut istrinya tersebut

Sekarang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka pembunuhan sadis terhadap isterinya sendiri berinisial Ro terancam hukuman berat akibat perbuatannya.

Terkait pasal yang disangkakan penyidik Polres Bengkulu terhadap tersangka Pasal 340 junto Pasal 338 KUHP dan Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), bahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) saat ini merancang agar penyidik yang menangani perkara ini menuntut terdakwa dengan pidana hukuman mati.

Karena, perbuatan yang diduga dilakukan Ro yang menggorok leher dan membelah perut istrinya yang sedang hamil 8 bulan dengan parang dinilai sangat sadis.

Kata Kajari Bengkulu, Emilwan Ridwan, jika memang terbukti melakukan pembunuhan berencana, tuntutan bisa hukuman mati minimal atau maksimal seumur hidup.

“Tuntutan bisa hukuman mati dan saat ini Kejari Bengkulu sudah menunjuk dua orang JPU menggiring kasus tersebut,” katanya, Sabtu (16/3/2019).

Sejauh ini, Kejari Bengkulu, masih menunggu penyidik Polres Bengkulu mengirimkan berkas tahap I dan jika nanti sudah dikirim, berkas akan diteliti apakah sudah lengkap atau perlu diperbaiki (P19).

”Jika tidak perlu perbaikan, kita nyatakan lengkap, tetapi jika tidak kita kembalikan agar dilengkapi,” imbuh Kajari.

Pertimbangan jaksa memberikan tuntutan maksimal tentu saja karena perbuatan tersangka Ro sangatlah sadis karena membunuh istri sendiri saat sedang hamil besar.

“Menurut kami itu sudah tidak manusiawi, istri sendiri hamil besar dibunuh dengan sadis dan kami menyerahkan dulu sepenuhnya kepada penyidik Polres Bengkulu, untuk menyelesaikan pemberkasaan sehingga secepatnya dikirim ke jaksa,” pungkasnya. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here