Tinjau Pabrik Minyak Sawit, Walikota Berharap Investor Iran ke Bengkulu

0
63

BengkuluKito.Com, – Walikota Bengkulu Helmi Hasan terus menjajaki kerjasama dengan Republik Islam Iran. Kali ini, ia meninjau langsung beberapa pabrik minyak sawit (Crude Palm Oil) di negara tersebut.

Diantaranya, Helmi meninjau Palm Oil Reservoir (waduk minyak sawit) di Pelabuhan Bandar Abbas yang dikelolah Frico Group. Peninjauan ini penting, karena di pelabuhan ini terdapat pemuatan minyak dan terminal bongkar muat terbesar di Timur Tengah.

Selanjutnya, Walikota Bengkulu juga menyempatkan mengunjungi Palm Oil Factory (pabrik minyak sawit) yang ada di Kota Sirjan. Pabrik ini adalah salah satu pabrik terbesar yang memproduksi minyak nabati di Iran dan Timur Tengah.

Dikatakan Helmi, kunjungan ini merupakan upaya penjajakan investasi ke Bengkulu. Dirinya berharap para investor di Iran bisa membangun dan mengembangkan produksi minyak kelapa sawit di Provinsi Bengkulu.

Sebab, sambung Helmi, dia menilai Provinsi Bengkulu kaya akan bahan baku sawit. Namun, potensi itu belum digarap secara maksimal.

“Saya sangat berharap bila pelaku bisnis dari Iran bisa membangun Pabrik CPO di Bengkulu. Apalagi, mereka memang sangat berpengalaman dalam pengolahan minyak sawit ini,” ungkap Helmi. Selasa (5/3/2019).

Helmi menambahkan, dia pun mengucapkan terimakasih atas sambutan Kedutaan Besar RI untuk Iran yang telah memfasilitasi kunjungan tersebut.

“Sambutan dari para pelaku bisnis di Iran juga sangat positif, kita sangat berharap mereka untuk membalas kunjungan ini,” ucapnya.

Diketahui, Sebelum meninjau pabrik minyak sawit, Helmi juga mengunjungi pusat perniagaan produk impor pangan Iran. Dia juga sempat bertemu dan berdiskusi dengan Walikota Bandar Abbas.

Turut mendampingi Walikota Helmi dalam kunjungan ini Kepala Bapenda Kota Bengkulu Hadianto, Direktur PDAM Tirta Dharma Sjobirin Hasan, dan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu Arif Gunadi.

Terhimpun, pada malam sebelumnya Walikota Helmi Hasan juga bertemu dengan para pelaku usaha di Teheran. Hal tersebut untuk membahas masalah Pengolahan Air Bersih dengan Teknologi Nano. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here