Bantu Yuk, Balita 4 Tahun di Bengkulu Butuh Uluran Tangan

0
67

BengkuluKito.Com, – Muhammad Rafa, balita 4 tahun buah hati pasangan Adelio Septia Budi dan Selvia membutuhkan uluran tangan dari masyarakat Bengkulu, lantaran bocah tersebut menderita penyakit komplikasi hingga menyebabkan tidak bisa melihat, tidak bisa mendengar, dan perutnya membesar karena gizi buruk.

Bahkan, saat masih umur 6 bulan jantung Rafa bocor sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di Jakarta. Dengan kondisi tersebut, tentunya tidak sedikit biaya yang dikeluarkan keluarga untuk merawat Rafa.

Kakek Rafa, Budi Susanto menceritakan cucunya sudah pernah dirawat di rumah sakit di Jakarta untuk mengobati penyakit jantung bocor. Saat itu, Pemerintah Kota Bengkulu memberikan bantuan.

Dari pemeriksaan tersebut, dokter di Jakarta menemukan penyakit lain, mulai dari gizi buruk, tidak bisa mendengar dan tidak bisa melihat.

“Dulu waktu umur 6 bulan dirawat sampai 4 bulan di RSUD M Yunus karena muntah darah (jantung bocor). Kemudian, dibawa ke Jakarta dan baru tahu ada penyakit lain mulai dari gizi buruk dan tidak bisa mendengar, kalau tidak bisa melihat kita sudah tahu waktu di Bengkulu,” jelas Budi yang tinggal di Jalan Sumbawa RT 15 No 37 Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Selasa (5/3/2019).

Setelah pulang dari Jakarta, sambung Budi, penderitaan Rafa belum selesai. Perutnya mulai membesar karena gizi buruk, keluarga Rafa kembali membawa Rafa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta. Dokter mengatakan Rafa harus menjalani operasi untuk mengobati infeksi di dalam perutnya.

Saat ini keluarga Rafa masih menunggu jadwal operasi tersebut, tentunya untuk biaya operasi sebagian akan ditanggung oleh BPJS. Tetapi, untuk biaya sehari-hari di Jakarta, keluarga Rafa masih mencari tambahan.

“Ya kalau biaya operasi mungkin bisa sebagian ditanggung BPJS, tetapi untuk biaya sehari-hari di sana pasti mahal,” ungkap Budi.

Jika hanya mengandalkan hasil menjual pakaian, Budi mengaku tidak akan cukup. Terlebih lagi dirinya juga mengurusi adik Rafa yang umurnya masih 2 tahun.

Biaya sehari-hari Rafa saja cukup besar untuk membeli susu khusus. Untuk saat ini, jelang operasi kondisi Rafa sedikit lebih baik. Perutnya tidak lagi membesar, hanya kadang-kadang saja perut tersebut tiba-tiba membesar.

“Dia tidak makan nasi, hanya kadang-kadang. Susu khusus yang diberikan,” pungkas Budi.

Untuk diketahui, bagi masyarakat Bengkulu yang ingin menyisihkan sedikit rezekinya untuk meringankan keluarga Rafa bisa menghubungi nomor telepon 082387385377. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here