Maret Presiden Datang lagi, Rohidin Optimis Program Strategis Berjalan

0
77

BengkuluKito.Com, – Program strategis untuk mendongkrak ekonomi Provinsi Bengkulu terus digenjot, baik itu pengembangan Bandara Fatmawati menjadi bandara internasional, pengembangan Pelabuhaan Pulau Baai, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), rencana pembangunan jalan tol Bengkulu-Lubuk Linggau Sumatera Selatan (Sumsel) dan pembangunan rel kereta api dari Pelabuhaan Pulau Baai ke Kota Padang Rejang Lebong.

Dikatakan Gubernur Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah, Rabu (20/2/2019) bahwa program tersebut sudah mendapatkan dukungan penuh oleh Presiden Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat datang ke Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu.

Janji presiden untuk melakukan percepatan, juga terus didorong oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Bahkan untuk memastikan program tersebut berjalan, rencananya pada bulan Maret mendatang, Presiden Joko Widodo akan kembali datang ke Provinsi Bengkulu.

“Sudah dijadwalkan dengan Paspampres, Maret beliau (Presiden) datang lagi ke Provinsi Bengkulu memastikan program yang sudah diterangkan berjalan,” ungkap Rohidin.

Ditambahkan juga, program strategis untuk mendongkrak ekonomi itu semuanya mendapatkan persetujuan.

Bahkan, sambung Rohidin, Presiden dan Wapres pun mengapresiasi rencana tersebut. Ketika datang ke Bengkulu, presiden juga telah memerintahkan menteri terkait penyelesaian berbagai permasalahan dalam mempercepat program tersebut.

“Sekarang kita menunggu proses itu di kementeriaan,” paparnya.

Agar kementerian berjalan cepat memperhatikan Bengkulu, dirinya akan langsung mendatangi satu persatu menteri terkait untuk berkoordinasi. Rencananya, minggu depan, gubernur akan langsung datang ke kementerian tersebut.

“Rencananya, minggu depan saya akan koordinasi dengan menteri terkait,” tambah Rohidin.

Sementara itu, Rohidin juga mengatakan program yang dijanjikan dipercepat oleh presiden, lantaran presiden menyakini ketika Bengkulu dibuka keterisolirannya, maka ekselarasi ekonomi di Bengkulu akan berjalan.

“Provinsi Bengkulu yang kecil ini, ketika dibuka infrastruktur pendukungan, maka ekonomi itu akan berjalan,” terangnya.

Selain itu, kedatangan presiden pada bulan Maret mendatang, juga akan menyelesaikan persoalan Kampung Nelayan yang belum selesai sampai saat ini. Baik itu persoalan lahan yang akan dihibahkan oleh PT Pelindo II ke masyarakat, maupun pembenahaan infrastruktur yang akan dilakukan.

“Penyelesaian Kampung Nelayan juga dilakukan, karena penandatanganan MoU Pemprov, Pemkot dan PT Pelindo II itu sudah ditandatangani,” pungkasnya. (RC)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here